Share

Banjir Kritikan, Valentino Rossi Ikut Bereaksi soal Ulah Darryn Binder di Moto3

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Selasa 09 November 2021 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 09 38 2498971 banjir-kritikan-valentino-rossi-ikut-bereaksi-soal-ulah-darryn-binder-di-moto3-SveV42jKZJ.jpg Valentino Rossi. (Foto: MotoGP)

PORTIMAO – Sosok pembalap Moto3, Darryn Binder, kini tengah menjadi sorotan karena berulah di GP Algarve 2021. Kini, giliran Valentino Rossi yang ikut memberi komentar soal ulah Darryn Binder yang sudah ramai dikritik para pembalap MotoGP tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebuah insiden terjadi pada balapan Moto3 GP Algarve 2021 antara Darryn Binder dan Dennis Fogia. Binder menjadi penyebab utama di balik kecelakaan yang menimpa Foggia di lap terakhir balapan di Algarve pada akhir pekan lalu.

Darryn Binder

Alhasil, pembalap Petronas Sprinta Racing itu mendapat banyak kritik, termasuk dari para pembalap MotoGP. Pasalnya, Darryn Binder sendiri akan bersaing di ajang MotoGP pada musim depan.

Kondisi ini pun memunculkan ide untuk menerapkan sistem Super Licence di ajang Formula 1 (F1). Sejumlah pembalap menilai Super Licence perlu diterapkan juga di MotoGP agar balapan lebih aman.

BACA JUGA: Jalani Balapan Terakhir, Valentino Rossi Dibantu Pembalap Lain agar Raih Podium Ke-200 di MotoGP?

Namun, legenda MotoGP, Valentino Rossi, tidak yakin peraturan Super Licence bisa menyelesaikan masalah. Mungkin, harus ada ide lain yang bisa diterapkan untuk mencegah insiden serupa terjadi.

BACA JUGA: Marc Marquez Bikin Valentino Rossi Gagal Juara MotoGP 2015, The Doctor: Ia Sakiti Hati Saya!

“Saya tidak tahu untuk Super Licence (bisa menyelesaikan masalah atau tidak). Tetapi, saya pikir kami memiliki beberapa pembalap seperti misalnya Binder, yang selalu sangat, sangat, sangat agresif dan terkadang mereka membuat beberapa kesalahan seperti ini dan itu tidak adil bagi yang lain,” kata Rossi, dilansir dari Motorsport, Selasa (9/11/2021).

“Apa yang terjadi di balapan, menurut saya tidak lucu bagi Foggia, karena untuk finis di kejuaraan seperti ini sulit. Tapi, ini (masalah) pembalap demi pembalap, jadi untuk Super Licence, saya sejujurnya tidak tahu,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Binder telah menandatangani kontrak dengan RNF Yamaha. Karena itu, dia akan berkompetisi di MotoGP 2022.

Selain itu, insiden tersebut juga semakin mencoreng nama Binder yang memang terkenal sering menyebabkan kecelakaan karena gaya balapnya yang agresif. Bahkan, dia mendapatkan julukan Divebomb Darryn dari komentator.

Valentino Rossi

Untuk itu, penerapan Super Licence dianggap tepat untuk meminimalisasi pembalap yang tidak pantas promosi untuk naik ke kelas MotoGP. Sebab, peraturan tersebut diterapkan F1 agar membuat para pembalap harus mencapai poin tertentu di kelas junior supaya bisa melangkah ke level yang lebih tinggi.

Pendapat The Doctor –julukan Rossi- di atas berbanding terbalik dengan Francesco Bagnaia. Anak didiknya itu berpendapat bahwa Super Licence perlu diterapkan agar pembalap seperti Binder tidak membuat ulah di kelas utama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini