Sambut WSBK di Sirkuit Mandalika, Petugas Medis Dapat Pelatihan dari FIM

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 38 2489812 sambut-wsbk-di-sirkuit-mandalika-petugas-medis-dapat-pelatihan-dari-fim-iPnndchCQO.JPG Sirkuit Mandalika akan menggelar seri terakhir Superbike 2021. (Foto/MotoGP)

LOMBOK Sirkuit Mandalika akan menggelar World Superbike (WSBK) 2021 pada pertengahan November mendatang di Sirkuit Mandalika. Menyambut ajang akbar tersebut, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menggelar pelatihan untuk para petugas medis yang akan bertugas.

Sebagaimana diketahui, peran petugas medis dalam dunia balap sangat penting. Mereka menjadi garda terdepan untuk menolong para pembalap yang mengalami insiden kecelakaan.

Foto/MPI

Namun, berbeda dengan petugas medis di pusat kesehatan ataupun rumah sakit, mereka yang bertugas di sirkuit harus memiliki keterampilan khusus. Mereka harus bisa membuka helm serta perlengkapan keselamatan lainnya yang dipakai oleh para pembalap.

Baca juga: Harga Tiket WSBK 2021 di Sirkuit Mandalika Resmi Dirilis, Penonton Bisa Interaksi dengan Pembalap

Oleh karena itu, Federation Internationale Motocyclisme (FIM) bekerja sama dengan MGPA mengadakan pelatihan khusus bagi para petugas medis yang akan bertugas di WSBK. Salah satu materi pelatihan tersebut diabadikan dalam sebuah video yang diunggah di Instagram resmi MGPA.

Baca juga: Sirkuit Mandalika Bakal Gelar Balapan Perdana, Para Pembalap Mulai Berdatangan ke Indonesia

Dalam video tersebut, para petugas medis terlihat seolah-olah sedang memberikan pertolongan kepada seorang pembalap yang berpakaian lengkap. Mereka melepas helm yang dipakai sang pembalap untuk mengalirkan oksigen padanya. Selain itu, mereka juga memasang penyanggah leher untuk mengurangi risiko cedera di belakang kepala.

“Pelatihan dari FIM diperuntukkan bagi para tenaga kesehatan putra-putri dari NTB yang berprofesi sebagai Dokter , Perawat dan Paramedic yang akan bertugas di Sirkuit Pertamina Mandalika International Street Circuit. Pelatihan ini dipimpin oleh Dr . Steven yang menjabat sebagai CMO (Chief Medical Officer) pemegang super licence FIM,” tulis MGPA dalam keterangan video di Instagram mereka, @themandalikagp, Kamis (21/10/2021).

Foto/Instagram

“Materi yang diberikan kepada para dokter, perawat, dan juga paramedis adalah tentang bagaimana melakukan pertolongan pertama ketika pembalap mengalami kecelakaan. Simulasi ini dilakukan di dalam dan di luar lapangan,” tambah mereka.

“Para tenaga kesehatan tersebut nantinya tidak hanya mendapat sertifikasi dari IMI sebagai Federasi Nasional yang membawahi olahraga motorsport di Indonesia. Tetapi juga mendapat sertifikasi dari FIM sebagai federasi internasional yang menaungi olahraga balap motor dunia,” tutup keterangan MGPA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini