Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Membela Negara Lain, Nomor 1 dan 2 Tampil di Olimpiade Tokyo 2020

Andika Pratama , Jurnalis-Minggu, 05 September 2021 |14:48 WIB
3 Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Membela Negara Lain, Nomor 1 dan 2 Tampil di Olimpiade Tokyo 2020
Setyana Mapasa dan Gronya Somerville beraksi di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Reuters)
A
A
A

SUDAH bukan rahasia lagi bahwa Indonesia punya segudang atlet berprestasi di dunia bulu tangkis. Sejumlah pebulu tangkis berhasil membawa harum nama Indonesia di kancah internasional, tetapi beberapa atlet memutuskan membela negara lain.

Tentunya, bukan tanpa alasan hingga keputusan besar dibuat para pebulu tangkis ini untuk membela negara lain. Sebab, jika bertahan di Indonesia, mereka akan bersaing dengan banyak pebulu tangkis hebat yang membuat bakat mereka tidak terlihat.

BACA JUGA: Sabet Emas di Paralimpiade Tokyo 2020, Hery/Leani: Ini Impian Terbesar Saya!

Lalu, siapa saja pebulu tangkis Indonesia yang membela negara lain? Sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, berikut tiga atlet bulu tangkis Indonesia yang membela negara lain.

BACA JUGA: PBSI Mulai Fokus Program Persiapan Piala Sudirman dan Piala Thomas

3. Danny Bawa Chrisnanta (Singapura)

Salah satu atlet bulu tangkis Indonesia yang memilih membela negara lain ialah Danny Bawa Chrisnanta. Dia memutuskan membela Singapura.

Danny Bawa Chrisnanta

Danny Bawa Chrisnanta merupakan orang Indonesia asli yang lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1988. Dia memutuskan berpindah kewarganegaraan pada 2013.

Sejak itu, Danny menjadi salah satu pebulu tangkis andalan Singapura di sektor ganda putra dan ganda campuran. Danny pun mengukir beberapa prestasi bergengsi hingga saat ini.

2. Ade Resky Dwicahyo (Azerbaijan)

Kemudian, ada nama Ade Resky Dwicahyo. Sama seperti Danny, Ade Resky Dwicahyo lahir di Indonesia, pada 13 Mei 1998.

Ade Resku Dwicahyo

Kiprah Ade di dunia perbulutangkisan Indonesia sendiri terbilang baik. Dia bahkan sempat menembus pelatnas PBSI junior.

Ade sudah pernah tampil di sejumlah kejuaraan bergengsi untuk membela Indonesia, seperti Kejuaraan Junior Asia dan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis pada 2016, tetapi gagal mempersembahkan gelar.

Tetapi setelah itu, Ade mendapat proposal untuk membela Azerbaijan pada 2017. Ade pun menerima proposal itu demi berprestasi di level dunia dan main di Olimpiade.

Pasalnya, jika tetap bermain untuk Indonesia, bakat Ade kemungkinan besar tidak kelihatan karena persaingan ketat dengan pebulu tangkis lainnya. Tujuan Ade pun terwujud karena dirinya membela Azerbaijan di Olimpiade Tokyo 2020.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement