Kalah dari Yordenis Ugas, Performa Buruk Manny Pacquiao Jadi Sorotan

Rio Erfandi, Jurnalis · Senin 23 Agustus 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 23 43 2459669 kalah-dari-yordenis-ugas-performa-buruk-manny-pacquiao-jadi-sorotan-YweN6nMhG5.jpg Manny Pacquiao kalah dari Yordenis Ugas. (Foto: Reuters)

LAS VEGAS – Kekalahan petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao, dari Yordenis Ugas dalam duel yang berlangsung Minggu 22 Agustus 2021 pagi WIB jadi sorotan sejumlah pihak. Salah satunya adalah pebisnis sekaligus CEO Mayweather Promotions, Leonard Ellerbe.

Sebagaimana diketahui, Manny Pacquiao dikalahkan petinju asal Kuba Yordenis Ugas dalam pertarungan 12 ronde, di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu 22 Agustus 2021 pagi WIB. Ketiga juri dalam pertandingan tersebut mengunggulkan Ugas dengan kemenangan angka 115-113, 116-112, dan 116-112.

Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas

Ellerbe pun memberikan komentarnya terkait kekalahan Manny Pacquiao dari Yordenis Ugas. Menurutnya Pacman –julukan Manny Pacquiao- menunjukkan performa yang buruk. Tetapi, Ellerbe memakluminya karena usia Pacquiao yang sudah tidak muda lagi.

BACA JUGA: Usai Kalahkan Manny Pacquiao, Ini Target Berikutnya dari Yordenis Ugas

Pacman juga dinilai sangat lambat dalam beraksi menahan pukulan dari Ugas. Alhasil, dia melakukan banyak kesalahan dalam berbagai hal.

BACA JUGA: Usai Telan Kekalahan dari Yordenis Ugas, Manny Pacquiao Dapat Pesan Menyentuh dari sang Istri

Lebih jauh, Ellerbe juga mengulas balik pertarungan Pacman melawan Keith Thurman pada 2019. Terakhir kali pada pertarungan tersebut, Pacquiao berhasil mengalahkan Ketih Thurman di kelas welter WBA. Saat itu, bisa dibilang penampilan Pacman dari reflek dan serangannya masih cukup baik.

"Pertarungan kedua (Pacquiao melawan) Thurman itu brutal. Saya memiliki kursi terbaik di rumah. Jika Anda tahu," ucap Leonard Ellerbe, dilansir dari, Boxingnews24.com Senin (23/8/2021).

Meski begitu, Ellerbe tetap mengagumi sosok Pacquiao sebagai legenda tinju dunia. Sehingga kekalahan tersebut takkan menurunkan pamor Pacquiao sebagai petinju terbaik.

“Manny memiliki karier yang luar biasa, dan dia tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Anda tidak dapat terus mendorong amplop itu ketika Anda seorang pejuang yang lebih tua. Berharap dia melakukan hal yang benar, dia akan selalu menjadi legenda,” tambah Ellerbe.

Manny Pacquiao vs Yordenis Ugas

Setelah pertarungan usai, Pacquiao memberikan kabar bahwa kariernya di dunia tinju tidak akan lama lagi. Namun, dia belum tentu memastikan apakah laga melawan ugas merupakan penampilan terakhirnya.

Pacman menjalani debutnya sebagai petinju profesional pada 1995 lalu. Saat ini ia telah mencatatkan 72 pertarungan dengan 62 kemenangan (39 KO), delapan kali kekalahan dan dua kali hasil imbang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini