4. Endo
Di urutan keempat, ada trik bernama endo. Untuk menerapkan trik yang satu ini, pengemudi sepeda BMX harus lebih berhati-hati karena ada risiko besar. Jadi, agar lebih aman, pengemudinya bisa menggunakan helm atau perangkat keamanan lain.

(Perlombaan BMX di Olimpiade Tokyo 2020)
Jadi, trik endo sendiri bertujuan untuk mengangkat roda belakang hingga posisi sepeda sedikit tegak. Untuk melakukannya, pengemudi bisa menggenggam rem depan lalu menggerakkan tubuh agar condong ke depan sehingga ban belakang sepeda terangkat. Hal ini harus dilakukan kala sepeda bergerak dalam kecepatan cukup tinggi.
3. Dork Wheelie
Lalu, ada trik bernama dork wheelie. Trik ini hampir sama dengan wheelie. Bedanya terletak pada cara melakukannya. Jadi di dork wheelie, pengendara harus meletakkan salah satu kaki di belakang untuk mengendalikan keseimbangan.
2. Pogos

(Para pesepeda BMX sedang beraksi)
Di urutan kedua, ada trik bernama pogos. Trik ini berfungsi untuk membuat sepeda melompat dengan lompatan kecil. Untuk melakukannya, pengendara bisa menekan rem roda belakang, kemudian menempatkan kaki di peg belakang. Lalu, angkatlah stang dan melompat dengan sepeda.
1. Bunny Hop
Terakhir, ada trik bernama bunny hop. Jika pogos memuat pengendaranya melompat kecil, trik yang satu ini bisa amembat sepeda melompat tinggi. Tentunya, diperlukan latihan rutin untuk bisa melakukannya.
Hal ini diperlukan karena pengendara harus bisa mengoordinasikan kaki dan tangan dengan baik. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melompat.
(Ramdani Bur)