Ukuran Lapangan Tolak Peluru, Bagaimana Bentuknya?

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 43 2426739 ukuran-lapangan-tolak-peluru-bagaimana-bentuknya-vgooRYjEVu.jpg Ryan Crouser (Foto: Reuters)

UKURAN lapangan tolak peluru, bagaimana bentuknya? Pertanyaan itu dapat Anda temui jawabannya di dalam artikel ini.

Tolak peluru adalah bagian dari olahraga atletik. Ciri khas olahraga ini adalah melempar peluru (bola metal) sejauh mungkin. Berat peluru untuk nomor putra adalah 7,26 kg, sedangkan nomor putri 4 kg.

Ryan Crouser (Foto: Reuters)

Tolak peluru diperkirakan berasal dari Skotlandia, tepatnya budaya Celtic. Pada zaman itu, olahraga ini menggunakan batu sebagai objek lemparan.

Tujuan diadakannya tolak peluru pada zaman itu adalah untuk mengadu kekuatan antara para prajurit. Kegiatan serupa juga ditemukan di belahan Benua Eropa lainnya, seperti Yunani.

BACA JUGA: 4 Teknik Tolak Peluru bagi Pemula, Apa Saja?

Tolak peluru baru dibuatkan aturan resmi pada akhri abad ke-19. Pada saat bersamaan, Tolak peluru juga dijadikan salah satu cabang olahraga (cabor) yang dilombakan di Olimpiade Athena, Yunani, 1896 silam.

Salah satu aturan dalam tolak peluru mengatur bentuk dan ukuran lapangan tempat berlangsungnya perlombaan. Lapangan tolak peluru terbagi menjadi dua bagian, yaitu area lingkaran tolak dan sektor pendaratan.

Area lingkaran tolak biasanya terbuat dari besi, baja atau bahan lain yang bisa dibentuk menjadi lingkaran. Bagian atas lingkaran tolak peluru harus rata dengan permukaan tanah luarnya.

Garis lebar 5 cm harus dibuat di atas lingkaran menjulur sepanjang 0.75 m ke bagian kanan-kiri. Balok penahan, yang ada di depan area lingkaran tolak, biasanya terbuat dari kayu. Balok penahan memiliki tebal 11,2-30 cm, panjangnya 1,21-1,23 m di dalam, tinggi 9,8-10,2 cm.

Lapangan Tolak Peluru (Foto: Istimewa)

Bagian dalam lingkaran tolakan dibuat dari semen, aspal atau bahan lain yang padat tetapi tidak licin. Diameter area lingkaran tolakan adalah 2,135 m. Tebal balok besi area lingkaran tolak minimum 6 mm dan harus di cat putih. Permukaan dalam lingkaran tolak harus datar antara 20 mm sampai 6 mm lebih rendah dari bibir atas lingkaran besi.

Sementara itu, sektor pendaratan adalah tanah dengan garis batas atau garis ukur. Sudut sektor pendaratan adalah 40 derajat dengan ukuran minimal 25 m.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini