Pesan Aprilio Manganang untuk Orang-Orang yang Senasib seperti Dirinya

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 19 Maret 2021 19:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 43 2380856 pesan-aprilio-manganang-untuk-orang-orang-yang-senasib-seperti-dirinya-oHr93iuJwI.jpeg Aprilio Perkasa Manganang bersama kedua orang tuanya dan saudara kandungnya, Amasya. (Foto: Rivan/Okezone)

JAKARTA Aprilio Perkasa Manganang kini tengah berbahagia karena telah resmi berstatus laki-laki secara hukum dan tentunya kesehatan. Ia dipastikan sebagai pria seutuhnya usai mendapatkan restu dari Pengadilan Negeri Tondano pada Jumat (19/3/2021).

Kasus yang dialami Aprilio bisa dikatakan sangat jarang terjadi. Tepatnya Sersan Dua (Serda) TNI yang dulunya bernama Aprilia Manganang itu mengidap penyakit hipospadia.

Aprilio baru diketahui menderita hipospadia usai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, memberikan arahan untuk memerika mantan pevoli putri Timnas Indonesia tersebut.

Baca Juga: Resmi Jadi Laki-Laki, Aprilio Perkasa Manganang Bicarakan soal Jodoh

Aprilio Manganang saat jalani sidang pergantian identitas diri

Dari hasil pemeriksaan itulah Aprilio diketahui menderita hipospadia. Ia mengidap penyakit itu sedari lahir sehingga dianggap perempuan. Padahal, Andika menegaskan bahwa Aprilio Manganang sejatinya adalah laki-laki.

Hipospadias sendiri adalah kondisi langka ketika lubang kencing penis ada pada bagian bawah dan bukannya di ujung. Hipospadia adalah kondisi bawaan yang relatif jarang.

Kebanyakan kelainan ini tidaklah parah. Akan tetapi, kasus Aprilia Manganang termasuk dalam kategori 10 persen yang serius sehingga butuh penanganan khusus.

Jadi, selama 28 tahun Aprilio hidup sebagai Aprilia yang merupakan seorang wanita. Pihak keluarga, lingkungan, dan teman-temannya yang terus menganggapnya perempuan membuat Aprilio pada kesulitan untuk berani mengatakan bahwa sebenarnya di dalam dirinya adalah seorang laki-laki.

Untungnya, keberanian pun tiba juga ketika Aprilio berusia 28 tahun. Setelah sempat merasa frustrasi karena meragukan identitas dirinya itu, Aprilio berani meminta pertolongan dan akhirnya dibantu oleh KSAD Andika Perkasa.

Aprilio lantas berharap orang-orang yang senasib seperti dirinya bisa menemukan jalan keluar, sebagaimana yang ia lakukan saat ini. Ia menganjurkan orang yang mengidap hipospadia seperti dirinya bisa lebih berani dan berkata jujur dengan apa yang dirasakan.

Aprilio dan Amasya Manganang

“Saya sudah merasakan selama 28 tahun dengan menutupi diri. Itu karena saya tidak berani menceritakan kondisi saya. Saya berpikir bahwa kalian (para pengidap hipospadia) berhak untuk menunjukkan siapa diri kalian. Tidak usah khawatir, yang penting harus jujur dan berani. Itu yang terpenting,” ungkap Aprilio Perkasa Manganang saat menghadiri acara sidang virtual pergantian identitas diri di Markas Besar TNI AD, Jumat (19/3/2021).

Tekad Aprilio untuk mengajak orang-orang yang mengidap hipospadia untuk berani menyatakan perasaannya pun kini sudah terjadi. Adalah saudara kandung Aprilio, yakni Amasya Manganang yang diketahui ternyata mengidap hipospadia juga serta berani ingin memeriksa kesehatan seperti Apirilio.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini