JAKARTA - Mantan penggawa Timnas Voli Putri Indonesia, Aprilia Manganang dinyatakan sebagai pria. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa.
Aprilia dinyatakan sebagai pria setelah dilakukan pemeriksaan medis pada 3 Februari 2021 kemarin. Dalam pemeriksaan medis itu, atlet kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, tersebut dinyatakan mengalami kelainan hipospadia.

Menanggapi hal ini, Ketua III Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Hanny S Surkatty, mengatakan belum ada protes yang diajukan dari negara-negara lain terkait status gender Aprilia Manganang yang ternyata seorang pria.
Hingga saat ini, pihak PBVSI sendiri kini belum menjalin komunikasi lebih dalam dengan pihak-pihak terkait di olahraga untuk membahas Aprilia Manganang.
Baca juga: Tak Disangka, Tim Dokter SEA Games 2015 Klaim Aprilia Manganang Seorang Wanita
“Belum ada (komunikasi dengan Menpora atau NOC). Karena kita juga baru dengar, ini baru beberapa hari,” ujar Hanny S Surkatty dalam konferensi pers virtual.
“Sampai sekarang juga belum ada protes dari negara-negara lain yang berkaitan dengan kejuaraan internasional,” lanjutnya.