Duel Bidadari Tunggal Putri, Aya Ohori vs Ruselli Hartawan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 40 2366389 duel-bidadari-tunggal-putri-aya-ohori-vs-ruselli-hartawan-qOl3BYLLJn.jpg Ruselli Hartawan mulai dipercaya (Foto: PBSI)

DUNIA bulu tangkis, terutama pada kategori putri, diwarnai oleh atlet-atlet berwajah cantik yang mampu mencuri perhatian penonton. Dua di antara deretan pebulu tangkis itu adalah Aya Ohori (Jepang) dan Ruselli Hartawan (Indonesia).

Pemain berusia 24 tahun itu mencuri perhatian publik Indonesia ketika membela Jepang pada ajang Asian Games 2018 di nomor beregu putri. Sebab, Aya Ohori mampu mengantarkan negaranya meraih medali emas!

Baca juga: Duel Bidadari Tunggal Putri, Aya Ohori vs Nitchaon Jindapol

Karier bulu tangkis Aya Ohori dimulai pada usia enam tahun, sebagaimana pengakuannya kepada laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Menekuni olahraga tepok bulu sejak kecil, membuatnya memiliki segudang prestasi di level yunior.

Aksi Aya Ohori (Foto: IG/@absolutbadminton)

Pebulu tangkis bertinggi badan 169 sentimeter (cm) itu tercatat meraih dua medali emas pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia Yunior. Satu medali diraih pada 2012 untuk kategori tim, sementara satu lagi dimenangi pada 2013 di Kota Kinabalu, Malaysia, untuk nomor individu.

Baca juga: Gronya Somerville dan Anya Geraldine Pose Manja di Tempat Tidur, Cantik Mana?

Sayangnya, peruntungan Aya Ohori kurang bagus ketika menginjak level dunia. Ia hanya mampu dua kali menjadi runner-up Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Yunior pada 2012 dan 2013. Sama seperti di Asia, medali pertama diraih bersama tim, sedangkan yang kedua adalah nomor individu.

Aya Ohori sepertinya memang ditakdirkan menjadi ratu bulu tangkis di Asia. Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia level senior, Aya dua kali meraih medali emas untuk nomor tim, yakni pada 2018 dan 2020.

Sementara itu, Ruselli Hartawan kini perlahan mulai dipercaya turun mendampingi Gregoria Mariska Tunjung. Dalam waktu dekat, pebulu tangkis berusia 23 tahun itu akan bermain pada turnamen Swiss Open 2021 Super 300.

Ruselli turun bersama dengan Gregoria dan Putri Kusuma Wardani untuk mewakili Indonesia. Ia praktis menjadi tunggal putri terbaik kedua setelah Gregoria.

Ruselli Hartawan melakukan servis (Foto: PBSI)

Pada dua turnamen di Thailand Januari silam, Ruselli Hartawan gagal unjuk gigi. Ia selalu tersingkir di babak-babak awal. Namun, hal itu tidak menyurutkan kepercayaan PBSI untuk kembali mengandalkannya di turnamen berlevel Super 300.

Prestasi tertinggi Ruselli Hartawan sendiri baru dua kali juara turnamen International Series pada 2017, tepatnya Malaysia dan Singapore International. Ia diharapkan terus meningkatkan prestasi agar semakin dipercaya tampil pada turnamen-turnamen lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini