5 Atlet Indonesia Berdarah Tionghoa yang Mendunia, Nomor 1 Tampil di F1

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 12 Februari 2021 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 12 43 2360948 5-atlet-indonesia-berdarah-tionghoa-yang-mendunia-nomor-1-tampil-di-f1-AJ1I3IO4cB.jpg Rio Haryanto pernah menembus F1 (Foto: Instagram/@rharyantoracing)

HARI Raya Imlek 2021 disambut meriah oleh masyarakat keturunan Tionghoa di Indonesia. Tidak terkecuali para atlet berdarah Tionghoa yang pernah mengharumkan nama bangsa di dunia internasional.

Beberapa dari mereka memang sudah pensiun atau tidak lagi aktif terlibat dalam cabang olahraga yang digeluti. Namun, jasa-jasa para atlet itu tidak boleh dilupakan begitu saja.

Berikut lima atlet Indonesia berdarah Tionghoa yang pernah mendunia, dirangkum dari berbagai sumber, Jumat (12/2/2021).

Baca juga: Gaya Briptu Marselina Oktavianti si Atlet Serbabisa Pamer Gerakan Silat

5. Chris John

Rasanya hampir tak ada orang Indonesia yang tidak mengenal nama Chris John. Pria yang memiliki nama lengkap Yohannes Christian John itu adalah salah satu petinju terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Bahkan, petinju berjuluk The Dragon itu dianggap yang terbaik sepanjang sejarah.

Chris John pernah menyandang sabuk gelar juara dunia kelas bulu WBA pada 2004-2013. Sepanjang periode itu pula, pria kelahiran Banjarnegara itu menaklukkan 16 petinju lain! Tidak heran, namanya begitu harum di Indonesia.

Chris John memegang sabuk juara kelas dunia

4. Susi Susanti dan Alan Budikusuma

Pasangan Susi Susanti dan Alan Budikusuma mengharumkan nama Indonesia lewat cabang olahraga bulu tangkis. Keduanya dijuluki sebagai pasangan emas. Betapa tidak, Susi Susanti dan Alan Budikusuma adalah dua atlet pertama yang menyumbang medali emas bagi Indonesia di Olimpiade.

Dua keping medali emas itu diraih masing-masing pada nomor tunggal putri dan putra Olimpiade Barcelona 1992. Keduanya memang sudah lama pensiun dari bulu tangkis, tetapi masih berkecimpung dalam olahraga yang mereka cintai.

3. Lindswell Kwok

Ratu Wushu Indonesia. Begitu julukan yang disematkan kepada Lindswell Kwok. Sejumlah gelar bergengsi dari olahraga wushu berhasil diraih. Sebut saja tiga medali emas di Kejuaraan Dunia Wushu (2009, 2013, 2015) dan medali emas SEA Games hingga Asian Games.

Asian Games 2018 menjadi ajang terakhir yang diikuti Lindswell Kwok. Ia memutuskan pensiun dari wushu. Lindswell mengakhiri kariernya dengan indah, yakni merebut medali emas Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Lindswell Kwok si Ratu Wushu

2. Angelique Widjaja

Nama Angelique Widjaja pernah menghentak dunia pada awal dekade 2000. Pasalnya, perempuan kelahiran Bandung itu sukses merebut gelar juara Wimbledon Junior pada 2001 mengalahkan Dinara Safina. Setahun berselang, Angelique menyabet gelar juara Prancis Open Junior.

Sayangnya, persaingan keras di tenis pada level senior membuat potensi Angelique Widjaja tidak sepenuhnya keluar. Prestasi tertingginya adalah menempati ranking 55 WTA untuk nomor tunggal putri.

1. Rio Haryanto

Lagu Indonesia Raya berhasil dikumandangkan Rio Haryanto pada ajang GP2 Bahrain 2015. Total, pria kelahiran Surakarta (Solo) itu sukses merebut tiga kemenangan pada ajang GP2 musim itu dan naik kelas ke Formula One (F1) pada 2016 bersama Tim Manor Racing.

Rio Haryanto menembus F1

Sejumlah rekor pernah dipecahkan Rio Haryanto. Ia adalah pembalap Indonesia pertama yang memenangi balapan GP3 dan GP2, serta mendapat lisensi super sebagai syarat mengaspal di F1. Puncak prestasinya adalah menempati urutan empat klasemen akhir GP2 2015.

Tak pelak, Rio Haryanto hingga kini dianggap sebagai pembalap mobil terbaik Indonesia. Sayangnya, karier Rio Haryanto di ajang F1 hanya berlangsung setengah musim. Kekurangan biaya menjadi alasan dirinya keluar dari F1.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini