Ciabatti Masih Kesal dengan Kritik Dovizioso terhadap DallIgna

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 07 Februari 2021 21:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 07 38 2358182 ciabatti-masih-kesal-dengan-kritik-dovizioso-terhadap-dalligna-Wai9ClLAPJ.jpg Andrea Dovizioso duduk di garasi (Foto: Twitter/@ducaticorse)

BOLOGNA – Kalimat tajam yang dilontarkan Andrea Dovizioso beberapa waktu lalu tentang Luigi ‘Gigi’ DallIgna, mendapat tanggapan negatif dari Paolo Ciabatti. Namun, Direktur Olahraga Ducati Corse itu hanya ingin mengingat capaian hebat dari mantan pembalapnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Andrea Dovizioso mengungkapkan alasan dirinya tidak diperpanjang oleh Ducati Corse. Ia mengklaim pihak Ducati sudah menawari perpanjangan kontrak, tetapi kemudian Gigi Dall’Igna melakukan intervensi.

Baca juga: Meski Marc Marquez Absen, Honda Tidak Akan Rekrut Dovizioso

Menurut Andrea Dovizioso, hubungannya dengan Gigi Dall’Igna memang sudah buruk sejak lama. Bahkan, sang bos sudah berusaha untuk menyingkirkannya dari pertengahan Kejuaraan Dunia MotoGP 2019.

Andrea Dovizioso bikin kesal petinggi Ducati

Komentar dari Andrea Dovizioso itu sempat membuat kubu Ducati Corse bergejolak. Paolo Ciabatti terang-terangan mengaku tidak suka dengan kata-kata yang dilontarkan mantan pembalapnya itu. Pun begitu, ia tidak serta merta melupakan jasa-jasa Andrea Dovizioso selama membela Ducati.

Baca juga: Absen di MotoGP 2021, Ezpeleta Tak Anggap Dovizioso Pembalap Pensiunan

“Sangat jelas, saya tidak menyukai kata-kata dari Andrea Dovizioso. Namun, saya harus katakan juga kami sudah fokus menjalani musim ini dan masa depan,” papar Paolo Ciabatti, dilansir dari Paddock GP, Minggu (7/2/2021).

“Kami hanya ingin mengingat momen-momen indah bersama Andrea, terutama hasil yang dicapainya, yakni 14 kemenangan (seri),” imbuh pria asal Italia itu.

Jumlah kemenangan itu memang masih kalah dari sumbangan Casey Stoner buat Ducati, yakni 23 buah, pada 2007-2010. Sementara Andrea Dovizioso meraih 14 kemenangan dalam rentang 2013-2020.

“Andrea adalah pembalap tersukses Ducati setelah Casey Stoner. Jadi, kami sekarang sudah membuka halaman baru,” tegas Paolo Ciabatti.

Casey Stoner bawa Ducati juara dunia

Namun, masih ada hal yang membuat Andrea Dovizioso bisa bertepuk dada. Ketika datang, Ducati Corse bukanlah tim yang mapan. Tim asal Italia itu bahkan hanya pernah merebut satu gelar juara dunia pada MotoGP 2007 bersama Casey Stoner. Di tangan pembalap asal Forlimpopoli itu, Ducati perlahan-lahan menanjak.

Puncaknya, Andrea Dovizioso menjadi runner-up MotoGP tiga musim beruntun (2017-2018-2019). Musim lalu, Ducati Corse bahkan menyabet gelar juara kategori konstruktor. Prestasi itu menjadi bukti dari upaya keras keduanya selama beberapa tahun terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini