Kasus Meninggalnya Petinju Muhammad Aslam, Amir Khan Salahkan sang Lawan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 04 Februari 2021 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 04 43 2356255 kasus-meninggalnya-petinju-muhammad-aslam-amir-khan-salahkan-sang-lawan-NZczEzBJyC.jpg Muhammad Aslam Khan. (Foto/Instagram timboxeo)

LONDON – Kasus meninggalnya petinju asal Pakistan Muhammad Aslam Khan usai dikalahkan lawannya membuat petinju asal Inggris Amir Khan bersuara. Mantan juara kelas ringan itu menyalahkan kebijakan yang dianggapnya menyalahi aturan.

Muhammad Aslam Khan meninggal dunia usai melakoni sebuah pertarungan tinju dengan Wali Khan Tareen di sebuah laga amal pada Minggu 31 Januari 2021. Dia meninggal usai mendapat pukulan yang membuat dia terjatuh dan tak bangun lagi.

Foto/YouTube

Amir Khan pun mencoba memberikan pendapatnya. Menurut mantan juara dunia WBA itu, ada yang salah dengan kebijakan penentuan lawan di laga amal tersebut.

Baca juga: Duel Tinju Aslam Khan vs Tareen Tak Penuhi Syarat Jadi Penyebab Ada Nyawa Melayang

Baca juga: Seperti Muhammad Aslam Khan, 5 Petinju Ini Meninggal di Atas Ring

Menurut Amir Khan, Tareen sebagai lawan terlalu besar untuk dihadapi Aslam. Seharusnya dalam dunia tinju profesional, setiap pertarungan harus menghadapi lawan yang memiliki berat badan yang sama.

Foto/Reuters

Karena itulah ada berbagai macam kelas, seperti kelas bulu, ringan, welter, kelas berat, dan masih banyak hal lainnya. Kelas itu dibuat agar para petarung tinju bisa menghadapi lawan yang sesuai dengan berat badan mereka.

Akan tetapi, kebijakan lawan itu tak dilihat Amir Khan di pertarungan Aslam vs Tareen. Ia pun mempertanyakan bagaimana bisa Tareen diperbolehkan menjadi lawan Aslam kepada panitia penyelenggara tersebut.

“Dalam pertarungan tinju itu (Aslam vs Tareen), lawannya terlihat lebih berbobot (lebih berat) ketimbang sang almarhum,” kata Amir Khan mengutip Urdupoint, Kamis (4/2/2021).

Selain mempermasalahkan berat badan Tareen, Amir Khan juga merasa penyelenggara pertarungan tinju itu sudah salah besar dengan tak menyiapkan pihak medis di pinggir ring.

Gara-gara tak ada pihak medis, Aslam yang terluka akibat dibuat knoctOut (KO) oleh Tareen. Dia pun tak bisa diberikan pertolongan pertama.

Foto/ISt

Aslam pun sebenarnya sempat dibawa ke rumah sakit, namun luka yang terlalu parah dan tak ada pertolongan pertama saat Aslam tak berdaya sehabis dipukul Tareen, ia pun pada akhirnya meninggal dunia ketika di rumah sakit di Karachi.

Aslam dikebumikan pada Senin 1 Februari 2021 dan dengan diiringi oleh ribuan orang. Aslam memang cukup terkenal di Pakistan karena ia sudah memulai karier di dunia tinju pada 2007 silam.

Aslam juga diketahui merupakan bagian dari Komisi Pemilihan Umum Pakistan. Gara-gara pekerjaannya itulah Aslam mendapatkan kenalan dari kalangan politisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini