LONDON – Kasus meninggalnya petinju asal Pakistan Muhammad Aslam Khan usai dikalahkan lawannya membuat petinju asal Inggris Amir Khan bersuara. Mantan juara kelas ringan itu menyalahkan kebijakan yang dianggapnya menyalahi aturan.
Muhammad Aslam Khan meninggal dunia usai melakoni sebuah pertarungan tinju dengan Wali Khan Tareen di sebuah laga amal pada Minggu 31 Januari 2021. Dia meninggal usai mendapat pukulan yang membuat dia terjatuh dan tak bangun lagi.

Amir Khan pun mencoba memberikan pendapatnya. Menurut mantan juara dunia WBA itu, ada yang salah dengan kebijakan penentuan lawan di laga amal tersebut.
Baca juga: Duel Tinju Aslam Khan vs Tareen Tak Penuhi Syarat Jadi Penyebab Ada Nyawa Melayang
Baca juga: Seperti Muhammad Aslam Khan, 5 Petinju Ini Meninggal di Atas Ring
Menurut Amir Khan, Tareen sebagai lawan terlalu besar untuk dihadapi Aslam. Seharusnya dalam dunia tinju profesional, setiap pertarungan harus menghadapi lawan yang memiliki berat badan yang sama.
Karena itulah ada berbagai macam kelas, seperti kelas bulu, ringan, welter, kelas berat, dan masih banyak hal lainnya. Kelas itu dibuat agar para petarung tinju bisa menghadapi lawan yang sesuai dengan berat badan mereka.
Akan tetapi, kebijakan lawan itu tak dilihat Amir Khan di pertarungan Aslam vs Tareen. Ia pun mempertanyakan bagaimana bisa Tareen diperbolehkan menjadi lawan Aslam kepada panitia penyelenggara tersebut.
“Dalam pertarungan tinju itu (Aslam vs Tareen), lawannya terlihat lebih berbobot (lebih berat) ketimbang sang almarhum,” kata Amir Khan mengutip Urdupoint, Kamis (4/2/2021).