Duel Tinju Aslam Khan vs Tareen Tak Penuhi Syarat Jadi Penyebab Ada Nyawa Melayang

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 43 2355753 duel-tinju-aslam-khan-vs-tareen-tak-penuhi-syarat-jadi-penyebab-ada-nyawa-melayang-jgBu45UsmC.jpg Petinju asal Pakistan, Muhammad Aslam Khan. (Foto: Express)

PISHIN – Sebuah laga amal yang berawal dari niat baik justru membawa malapetaka karena suatu kecorobohan. Ya, itulah yang terjadi di sebuah laga amal tinju antara Muhammad Aslam Khan vs Wali Khan Tareen di sebuah daerah di Pishin, Pakistan.

Pertarungan Aslam Khan vs Tareen diduga tak memenuhi syarat yang harus dilakukan untuk menggelar tinju profesional. Bahkan izin untuk mengelar pertarungan itu pun tak ada.

Pihak medis juga diketahui tak tersedia di pinggir ring. Gara-gara hal tersebut, Aslam Khan yang dibuat knockout (KO) usai mendapatkan tinju dari Tareen, tak bisa mendapatkana pertolongan pertama.

Baca Juga: Ribuan Orang Iringi Pemakaman Aslam Khan, Petinju yang Meninggal Usai Dibuat KO

Momen duel Aslam Khan vs Tareen

Tak mendapatkan pertolongan pertama membuat peluang hidup Aslam Khan sangat kecil ketika dibawa ke rumah sakit dan tak lama petinju berusia 27 tahun itu pun meninggal. Nyawa melayang begitu saja karena kelalaian dalam pembuatan laga amal tinju tersebut.

Lebih tragisnya lagi, menurut laporan dari The Sun, pertarungan Aslam Khan vs Tareen disebut bertarung di kelas 80 kg. Namun, setelah diusut, ternyata kedua petarung memiliki berat badan yang cukup berbeda.

Tareen disebut memiliki berat badan yang lebih berat ketimbang Aslam Khan. Hal itu jelas sudah salah karena dalam dunia tinju profesional, setiap petinju harus berada di kelas yang sama atau berat badan yang kurang lebih sama.

Melihat fakta-fakta itu, petinju top Pakistan, Mohammad Waseem merasa pihak penyelenggara telah meremehkan dunia tinju. Baginya menggelar pertarungan tinju tanpa ada yang mengetahui secara pasti peraturan bermainnya, maka hal itu bisa benar-benar berbahaya.

“Tinju profesional bukanlah sebuah lelucon, Anda perlu membuktikan diri sebelum Anda bisa mendapatkan lisensi untuk bisa benar-benar menjadi seorang petinju profesional,” ungkap Waseem, dilansir dari Daily Star, Rabu (3/2/2021).

Muhammad Aslam Khan

“Akan tetapi, di sini (tempat acara tinju Aslam Khan vs Tareen) siapa pun dapat membuat sendiri (acara tinju) dan menyelenggarakan acara profesionalnya sendiri. Itu adalah praktik yang sangat berbahaya,” lanjut Waseem.

“Apakah orang-orang itu tahu apa arti dari petinju profesional? Apa mereka tahu peraturan dan apa yang dibutuhkan untuk melakukan semuanya?” tambahnya.

Aslam Khan memulai karir tinju pada 2007 dan dalam satu dekade dirinya berhasil memenangkan gelar nasional dan beberapa turnamen. Jasad Aslam Khan pun sudah dikebumikan pada Senin 1 Februari 2021 waktu setempat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini