Gara-Gara Rp3.684 Manny Pacquiao Terjun ke Dunia Tinju

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 43 2350245 gara-gara-rp3684-manny-pacquiao-terjun-ke-dunia-tinju-aQ7Gz2Cdtc.jpg Manny Pacquiao saat berusia 17 tahun (Foto: Instagram @mannypacquiao)

MANILA – Manny Pacquiao merupakan salah satu petinju terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Maklum saja, pasalnya Pacquiao telah berhasil menyandang status sebagai juara dunia dan mempertahankannya untuk waktu yang lama.

Kendati demikian, tak banyak yang tahu bahwa Pacquiao sebenarnya terjun ke dunia karena keluarganya mengalami kesulitan ekonomi. Hal ini bermula pada 1990, ketika pria yang akrab disapa Pacman itu masih berusia 12 tahun.

Pacman sejatinya lahir di keluarga miskin. Dia bahkan tumbuh di keluarga broken home lantaran kedua orang tuanya bercerai. Sang ibu, Dionesia Dapidran, berpisah dengan Rosalio Pacquiao ketika usia Pacman masih 6 tahun.

Baca juga: Tak Berdaya Sendirian, Mike Tyson Bersyukur Punya Allah SWT

Manny Pacquiao

Hak asuh Pacman kemudian dimenangkan oleh Dionesia. Akan tetapi, Dionesia mengalami kesulitan ekonomi lantaran harus berjuang sendiri demi menghidupi Pacquiao dan kelima saudaranya. Inilah yang mendorong Pacquiao untuk mencari uang juga.

Pada suatu ketika, saat Pacquiao berusia 12 tahun, ia ditawari bertarung tinju oleh seseorang yang tidak dikenal. Pacman dijanjikan bayaran senilai 2 dolar AS atau sekira Rp3.684 (kurs 1990) untuk bertarung.

“Dia menawarkan saya dan beberapa teman untuk bertarung. Saya paham tentang tinju. Tapi, dia mengatakan tidak perlu takut, apa pun hasilnya saya akan dapat hadiah (uang),” beber Pacquiao, dilansir dari Daily Mail, Senin (25/1/2021).

“Sebesar 2.000 peso atau 2 dolar AS (Rp3.684) untuk yang menang. Jika kalah 1.000 peso. Dari situ saya mulai karier bertinju,” lanjut pria yang kini menjadi Senator Filipina tersebut.

Pada pertarungan pertamanya tersebut Pacquiao berhasil meraih kemenangan. Uang hadiah yang didapatnya itu pun diberikan kepada sang ibu. Diakui oleh Pacman kalau kemudian dirinya menjadi ketagihan bertinju.

Manny Pacquiao

“Bagi saya, tinju adalah olahraga terbaik karena mengajarkan tentang kehidupan. Filosofinya bagi saya adalah kalian akan mendapatkan sesuatu jika berusaha menampilkan yang terbaik,” papar Pacman.

“Tinju mengajarkan kita tentang kehidupan. Ada pelajaran tentang menerima dan memberi di dalamnya," pungkas pria kelahiran 17 Desember 1978 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini