Kareem Abdul-Jabbar Ungkap Perjuangannya Memeluk Islam

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Senin 25 Januari 2021 10:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 25 36 2350199 kareem-abdul-jabbar-ungkap-perjuangannya-memeluk-islam-7EgmFaq6xB.jpg Kareem Abdul-Jabbar (Foto: Instagram @kareemabduljabbar_33)

NEW YORK Kareem Abdul-Jabbar merupakan salah satu pebasket terhebat yang pernah ada dalam sejarah. Tercatat, sebanyak enam gelar juara NBA berhasil ia menangkan. Meski begitu, sorotan terhdap Abdul-Jabbar tidak hanya datang dari atas lapangan.

Abdul-Jabbar juga menjadi perbincangan karena keputusannya yang dinilai kontroversial, yakni berpindah agama. Pria yang lahir dengan nama Ferdinand Lewis Alcindor Jr iItu memutuskan untuk memeluk Islam pada 1968.

Pada awalnya, Abdul-Jabbar adalah penganut agama Katolik. Akan tetapi, ketika Abdul-Jabbar masih menjadi mahasiswa di University of California, ia mulai mempelajari Islam. Semakin lama mendalami tentang Islam, Abdul-Jabbar pun merasa bahwa ini adalah agama yang benar.

Baca juga: Perkenalkan, Sabina Altynbekova Atlet Muslim yang Anti-Rokok dan Tolak Bir

Kareem Abdul-Jabbar

“Saya diperkenalkan kepada Islam saat saya masih mahasiswa baru di UCLA. Meskipun saya telah mencapai tingkat ketenaran nasional tertentu sebagai pemain basket, saya berusaha keras untuk menjaga kehidupan pribadi saya tetap pribadi,” ujar Abdul-Jabbar, dikutip dari Saudi Gazette, Senin (25/1/2021).

Kendati demikian, Abdul-Jabbar tak memungkiri bahwa bukan perkara mudah baginya untuk berpindah agama menjadi Islam begitu saja. Sebab, saat itu karier Abdul-Jabbar tengah meroket. Abdul-Jabbar pun mendapat banyak kritik.

Abdul-Jabbar namun tetap teguh dengan keputusan yang dibuatnya. Meski banyak pembicaraan miring tentang dirinya, Abdul-Jabbar tetap meyakini bahwa Islam adalah agama yang benar dan ia akan terus memeluknya.

“Ketika berpindah ke agama asing atau tidak populer, publik akan melancarkan kritik yang mempertanyakan kecerdasan, patriotisme, dan kewarasan Anda,” papar Abdul-Jabbar.

Kareem Abdul-Jabbar

“Menjadi selebriti membuat saya gugup dan tidak nyaman. Saya masih muda, jadi saya tidak bisa menjelaskan mengapa saya malu menjadi sorotan. Selama beberapa tahun berikutnya, saya mulai memahaminya dengan lebih baik,” lanjutnya.

"Akan tetapi saya tahu, meskipun menjadi seorang Muslim lebih dari 40 tahun yang lalu, saya masih membela pilihan itu," pungkas Abdul-Jabbar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini