Kendati demikian, jalan hidup yang berbeda ditempuh oleh Sabina. Perempuan kelahiran 5 November 1996 itu tetap memilih berkarier sebagai pevoli, meskipun banyak tawaran yang menghampirinya untuk menjadi model.
Sabina pasalnya memiliki tekad untuk menjadi seorang pevoli papan atas. Ia ingin agar namanya dikenal dunia karena kemampuannya bermain voli, bukan yang lain. Selain itu, orang tua Sabina juga tidak setuju jika anaknya harus berkarier sebagai seorang model.

“Dia tidak akan pergi ke sana (dunia model). Kami sebagai orang tua menentang (itu)," ungkap ibunda Sabina, Nuripa Altynbekova, sebagaimana dilansir dari Scallywag And Vagabond.
Sabina sendiri sebenarnya sempat merasa risih karena kecantikannya selalu disorot. Ia lebih senang dibicarakan karena permainannya di atas lapangan, bukan lantaran wajahnya yang cantik.
(Ramdani Bur)