Dovizioso Beberkan Penyebab Kegagalannya Tampil Baik di MotoGP San Marino

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 04:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 38 2277775 dovizioso-beberkan-penyebab-kegagalannya-tampil-baik-di-motogp-san-marino-LG6faV8Tsn.jpg Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso. (Foto: Twitter/ducaticorse)

MISANO – Pembalap Tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso gagal memperlihatkan penampilan yang baik saat melakoni balapan MotoGP 2020 seri keenam yang berlangsung di Sirkuit Misano, Italia pada Minggu 13 September 2020. Pada balapan itu Dovizioso hanya bisa finis di urutan ketujuh.

Dovizioso memang menjadi pembalap Ducati dengan posisi finis terbaik di MotoGP San Marino 2020 tersebut. Namun, menjadi rider Ducati terbaik di suatu balapan tapi ia hanya bisa bertengger di urutan ketujuh jelas bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan.

Menurut pemaparan Dovizioso, balapan GP San Marino memang berlangsung sangat keras semenjak race dimulai. Gara-gara hal tersebut, Dovizioso pun merasa kesulitan menemukan ritme balapan yang biasanya mampu membuat dirinya tampil baik.

Baca Juga: Gagal Finis di Misano, Posisi Quartararo di Puncak Klasemen Digeser Dovizioso

Andrea Dovizioso

Akan tetapi, hal itu adalah sebagian kecil dari masalah yang dirasakan Dovizioso di balapan MotoGP San Marino 2020 tersebut. Masalah utama dirinya gagal tampil baik di Sirkuit Misano itu adalah karena Dovizioso mengaku masih kesulitan mengatasi permasalan ban.

Selain masalah ban yang menyusahkannya di setiap balapan, Dovizioso pun mengaku masih belum bisa menerapkan gaya balapannya ke Desmosedici GP20. Ia pun heran mengapa gaya balapannya selama ini tak bisa diterapkan di motor terbaru Ducati tersebut.

Padahal, Dovizioso sudah biasa mengendarai kuda besi pabrikan asal Italia itu. Masalah ban dan belum bisa menerapkan gaya balapannya itulah yang pada akhirnya membuat Dovizioso gagal tampil baik di Misano, bahkan mungkin beberapa balapan sebelumnya.

"Itu adalah balapan yang sulit (MotoGP San Marino 2020). Sejak saya memulai dari belakang, saya berjuang keras untuk menemukan ritme di awal,” ucap Dovizioso, seperti apa yang diwartakan Crash, Selasa (15/9/2020).

“Saya masih tidak bisa sekompetitif yang saya inginkan dengan ban ini dan gaya balapan yang saya selalu lakukan, yang mana sudah saya adaposi di tahun-tahun sebelumnya tidak berfungsi sekarang (di motor Desmosedici GP20),” tambah pembalap asal Italia itu.

Fakta menarik MotoGP San Marino

Meski merasa kecewa dengan performanya, namun ada hal positif yang bisa dipetik Dovizioso dari balapan MotoGP San Marino 2020. Ia yang bisa membawa pulang sembilan poin dari hasil finis di urutan ketujuh pun kini berhak berdiri di puncak tertinggi klasemen sementara pembalap MotoGP 2020.

Semua itu dapat terjadi karena Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang awalnya berada di urutan pertama gagal mencapai garis finis saat balapan di Sirkuit Misano. Dengan tidak membawa pulang poin sama sekali, Dovizioso pun berhasil menggusur Quartararo ke urutan kedua dan mereka kini berbeda enam poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini