Keputusan WTA tetap menggelar turnamen di China sendiri menuai pro-kontra dari banyak kalangan. Bahkan ada beberapa yang mengatakan bahwa WTA tidak melakukan tugasnya sebagai induk olahraga tenis semestinya, yaitu melindungi para atlet-atletnya.
Terlebih badan otoritas di China sendiri sudah membuat aturan bahwa tidak akan menggelar ajang olahraga internasional apapun di sisa tahun ini, terkecuali uji coba Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing. Hal itu terpaksa dilakukan demi menekan kasus positif virus Corona di negara tersebut.
Baca Juga: Camila Giorgi, Petenis Cantik asal Italia yang Suka Buat Kejutan
Sementara itu, ini juga pertama kalinya WTA Finals di Shenzhen. Terlebih sebelumnya China belum pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah WTA Finals. Dalam empat tahun terakhir WTA Finals sendiri digelar di Singapura.
WTA Finals sendiri adalah turnamen yang akan diikuti masing-masing delapan tunggal putri dan ganda putri terbaik di dunia. Mereka bakal memperebutkan total hadiah yang diberikan oleh WTA sebesar 14 juta USD atau sekira Rp204 miliar.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.