4 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi, Nomor 1 Tembus Rp828 Miliar

Widi Agustian, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 14:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 43 2240662 4-petinju-dengan-pendapatan-tertinggi-nomor-1-tembus-rp828-miliar-A4lvq3ZDnO.jpg Tyson Fury, petinju dengan pendapatan tertinggi. (Foto: @Tyson_Fury)

MIKE Tyson sang legenda tinju baru-baru ini menyindir ultimate fighting championship (UFC). Mike Tyson menyebut petarung UFC tidak akan pernah lebih kaya dari para petinju.

Hal ini terjadi karena bayaran para petarung UFC terlalu rendah. Tahun ini Forbes merilis laporan daftar atlet dengan pendapatan tertinggi. Dalam daftar tersebut, ada empat petinju yang masuk. Siapa saja?

Berikut 4 petinju dengan pendapatan tertinggi:

1. Tyson Fury

Tyson Fury

Total pendapatannya USD57 juta atau sekira Rp828,8 miliar. Di mana USD50 juta berasal dari honor pertandingan dan USD7 juta dari endorse.

Tyson Fury bakal kembali bertarung melawan Deontay Wilder. Duel ketiga Fury vs Wilder itu pun diusahakan akan berlangsung pada akhir tahun ini, tepatnya pada 19 Desember 2020.

BACA JUGA: Jelang Comeback, Mike Tyson Unjuk Kekuatan Lewat Video Latihan Terbaru

Persaingan antara Fury dan Wilder tampaknya masih terus berlanjut. Padahal, sebelumnya kedua petinju sudah saling bertemu di atas ring sebanyak dua kali, namun dua laga tersebut belum cukup untuk menuntaskan persaingan di antara mereka.

Karena itulah, Fury dan Wilder sepakat untuk melakukan pertarungan ketiga tahun ini. Wilder tampaknya bakal mencoba merebut kembali gelar kelas berat WBC miliknya yang sudah direbut Fury, tepatnya saat ia dikalahkan di duel kedua yang berlangsung pada 22 Februari 2020.

2. Anthony Joshua

Anthony Joshua

Total pendapatannya USD47 juta (Rp683,3 miliar). Di mana USD36 juta berasal dari honor pertandingan dan bonus dan USD11 juta dari endorse.

Laga antara Anthony Joshua kontra Tyson Fury disebut-sebut bakal jadi salah satu pertarungan tinju terbesar dalam sejarah Inggris. Kedua petinju sendiri sudah dikonfirmasi akan saling beradu jotos sebanyak dua kali tahun depan.

Dipilihnya 2021 karena baik Fury dan Joshua harus bertarung dengan petinju lain terlebih dahulu. Fury tepatnya masih memilik kontrak untuk bertarung dengan Deontay Wilder lagi, sementara Joshua harus melawan petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev.

Joshua dan Tyson juga dipastikan akan mendapat bayaran mahal dari pertarungan nanti. Beberapa media luar menyebut laga melawan Joshua nanti setidaknya membuat kedua petinju mengantongi uang sebesar 47 juta-55 juta pounds atau sekira Rp841 miliar-Rp985 miliar

3. Deontay Wilder

Deontay Wilder

Total pendapatannya USD46,5 juta (Rp675 miliar). Di mana USD46 juta berasal dari honor pertandingan dan bonus dan USD500.000 juta dari endorse.

Deontay Wilder yang merupakan petinju asal Amerika Serikat (AS) mengungkapkan kekesalannya kepada timnya karena dipaksa menyerah saat berduel melawan Tyson Fury dalam perebutan gelar juara dunia kelas berat WBC pada Februari lalu. Sebab, ia merasa masih bisa melanjutkan pertarungan, meski sudah berada dalam kondisi yang babak belur.

Tim Wilder memang melemparkan handuk tanda menyerah pada ronde ketujuh duel kontra Fury. Langkah tersebut diambil setelah melihat Wilder menderita luka yang parah di bagian wajah hingga membuat sang petarung jalan sempoyongan.

Dalam duel kontra Fury, Wilder diketahui mendapat banyak luka, terutama di bagian rahang , mata, hingga telinga. Akibat parahnya luka tersebut, Bronze Bomber –julukan Wilder–bahkan dikabarkan dilarikan ke rumah sakit usai duel.

Meski sudah babak belur, Wilder sebenarnya tetap ingin melanjutkan pertarungan karena yakin masih bisa mengalahkan Fury. Karena itu, ia kesal ketika timnya memaksanya untuk menyerah. Akibat kekalahan ini, Wilder sendiri harus rela memberikan sabuk juara kelas berat WBC kepada Fury.

4. Canelo Alvarez

Saul Canelo

Total pendapatannya USD37 juta (Rp537,6 miliar(. Di mana USD35 juta berasal dari honor pertandingan dan bonus dan USD2 juta dari endorse.

Saul ‘Canelo’ Alvarez yang merupakan petinju asal Meksiko membuka peluang untuk berduel melawan petarung UFC, Conor McGregor. Tetapi, Alvarez tak mau pertarungannya melawan McGregor digelar dalam format UFC.

Petinju berusia 29 tahun itu ingin melawan The Notorious –julukan McGregor- dalam pertarungan tinju. Jika duel tersebut bisa terwujud, ini akan menjadi pertarungan kedua McGregor di pentas tinju. Sayangnya, debut McGrgeor di pentas tinju yang terjadi pada 2017 tersebut tak berakhir dengan manis. Petarung asal Irlandia tersebut harus menelan kekalahan di tangan Floyd Mayweather pada ronde ke-10.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini