Kasus Pembunuhan Ayah Michael Jordan Masih Timbulkan Banyak Tanda Tanya

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 21 Mei 2020 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 21 36 2217535 kasus-pembunuhan-ayah-michael-jordan-masih-timbulkan-banyak-tanda-tanya-mN5QzfNXHU.jpg Michael Jordan bersama kedua orang tuanya. (Foto: Chicago Tribune)

CHICAGO – Sudah 27 tahun lamanya ayah Michael Jordan, James Jordan meninggal dunia. James meninggal karena mengalami luka pada bagian dadanya akibat ditembak oleh dua pemuda pada 22 Juli 1993 di daerah Wilmington, Carolina Utara, Amerika Serikat.

Ya, James yang baru pulang dari acara pemakaman kawannya harus mengalami nasib sial karena bertemu yang disebut-sebut sebagai alasan meninggalnya ayah Jordan tersebut. Kedua pemuda berusia 18 tahun itu memang menembak James dan merebut mobil dari ayah Michael Jordan tersebut.

Green dan Demery awalnya tak berniat membunuh James karena hanya ingin mencuri mobilnya saja. Namun, ketika sedang mengikat James, Green dikatakan menembak tepat ke dada dari ayah Michael Jordan tersebut.

Daniel Green dan Larry Demery, pelaku pembunuhan ayah Jordan

Baca Juga: Messi Dinilai Lebih Hebat ketimbang Michael Jordan, Maradona hingga Cristiano Ronaldo

Singkat cerita, setelah Green dan Demery membawa kabur mobil tersebut, James baru ditemukan beberapa hari berselang di sebuah sungai dekat perbatasan Carolina Utara dan Carolina Selatan. Sayangnya saat ditemukan pada 3 Agustus 1993, James sudah tak bernyawa lagi.

Green dan Demery pun baru bisa ditangkap beberapa hari setelah mayat James ditemukan. Mereka berhasil ditangkap setelah salah satu dari mereka menggunakan telepon genggam milik James. Setelah ditangkap, Green dan Demery pun dinyatakan bersalah dan dihukum dengan penjara seumur hidup.

Akan tetapi, kasus pembunuhan James tak selesai begitu saja. Sebab menurut laporan dari News, Kamis (21/5/2020), masih banyak tanda tanya dari kasus terbunuhnya ayah Michael Jordan itu.

Seperti halnya Green yang sempat mengaku bukan mereka yang menembak dada James dan menuduh ada orang lain melakukannya. Lalu tak adanya bubuk mesiu dan darah yang ada di dalam mobil James, sehingga membuat pernyataan Green sebelumnya cukup masuk akal.

Terlepas dari itu semua, hasil persidangan tetap menyatakan Green dan Demery bersalah. Sampai saat ini mereka masih menjalani masa hukumannya tersebut di penjara.

Tentu kejadian tersebut bakal terus membekas di hati Jordan. Apalagi karena kasus terbunuhnya James itu, Jordan sampai memutuskan pensiun dari dunia basket pada 1993. Untungnya Jordan kembali bermain basket pada tahun 1995 dan mampu membawa Chicago Bulls juara setahun setelah comeback-nya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini