nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Mungkin F1 2020 Dimulai pada Pertengahan Juni

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 02 April 2020 18:52 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 04 02 37 2193170 tak-mungkin-f1-2020-dimulai-pada-pertengahan-juni-MEGd2IwhPq.jpg Balapan F1 (Foto: Twitter F1)

MONTREAL – Dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19) maka pihak penyelenggara harus menjadwal ulang Kejuaraan Dunia Formula One (F1) 2020. Berdasarkan hasil rapat, diputuskan bahwa seri perdana F1 2020 akan dilangsungkan di Montreal, Kanada, pada 12-14 Juni.

Penyelenggara sengaja memilih tanggal tersebut untuk memulai musim karena mereka yakin pada pertengahan Juni nanti situasi telah membaik. Penyelenggara balapan, François Dumontier, memperkirakan kemungkinan untuk melanjutkan program ini sebesar 50%.

Baca juga: Lewis Hamilton Konfirmasi Dirinya Negatif Virus Corona

Balapan F1

Kendati demikian, pembalap asal Kanada, Patrick Carpentier, justru memandang rencana pihak penyelenggara tersebut dengan pesimis. Menurutnya, adalah hal yang mustahil untuk memulai musim pada pertengahan Juni 2020 karena situasinya tak akan jauh berbeda dengan sekarang.

Pasalnya, yang harus diperhatikan bukan hanya kondisi di Kanada, namun juga negara-negara lain yang berpartisipasi dalam kejuaraan. Italia misalnya, sebagai tempat asal Tim Ferrari. Pada saat ini, Italia menjadi negara dengan angka kematian terbanyak di dunia akibat Covid-19.

Sebagai akibatnya, kru tim Ferrari yang mayoritas berasal dari Italia pun kesulitan untuk bepergian ke luar negeri. Dengan kata lain, Ferrari terancam tak bisa ikut berpartisipasi dalam balapan. Carpentier pun berpikir bahwa adalah hal yang mustahil jika balapan terselenggara tanpa kehadiran Ferrari.

"Sampai saat ini akan menjadi hal yang hebat jika Ferrari pergi balapan sementara seribu orang di Italia meninggal. Ferrari adalah bagian penting dari F1. jika mereka membatalkan balapan di Melbourne (Australia) karena anggota McLaren positif Virus Corona, mereka pasti tidak akan datang ke Montreal tanpa Ferrari,” jelas Carpentier, menyadur dari Tutto Motori Web, Kamis (2/4/2020).

“Saya berharap apa yang dikatakan Francois itu akan terjadi. Akan tetapi, saya pikir itu tidak mungkin. Dia berbicara 50% (kemungkinan akan terealisasi), namun bagi saya kemungkinannya adalah 10%," sambung Carpentier.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini