MELBOURNE – Gelaran Formula One (F1) Grand Prix (GP) Australia 2020 telah dipastikan batal digelar setelah seorang kru tim McLaren dinyatakan positif terjangkit virus korona. Kini, lanjutan dari kasus tersebut, 14 kru lainnya dari tim McLaren harus menjalani karantina.
Sebagaimana diwartakan Speedweek, Jumat (13/3/2020), karantina dilakukan lantaran 14 karyawan McLaren ini diketahui telah melakukan kontrak dengan kru yang terinfeksi virus korona. Dengan begitu, 14 kru tersebut harus tinggal di sebuah hotel di Melbourne selama 14 hari. Prosedur karantina dilakukan sesuai dengan kebijakan otoritas kesehatan di Australia.

Tetapi, pihak McLaren telah memastikan bahwa dua pembalap mereka, yakni Carlos Sainz dan Lando Norris, berada dalam kondisi yang baik dan tak terinfeksi virus tersebut. Begitu juga dengan bos dari Tim McLaren, yakni Andreas Seidl.
BACA JUGA: Promotor F1 GP Australia Berharap Ada Penjadwalan Ulang untuk Musim Ini
Seorang anggota McLaren yang dinyatakan positif terjangkit virus korona sendiri baru diketahui setelah menjalani tes sesampainya di Negeri Kanguru –julukan Australia. Ia dikarantina setelah menunjukkan gejala pasien yang terjangkit virus korona.