MADRID – Rencana pemegang lisensi Formula One (F1), Liberty Media, untuk menambah seri balapan ditentang oleh Carlos Sainz Junior. Pembalap Tim McLaren itu menilai, jumlah 21 balapan pada musim 2019 saja sudah terlalu banyak sehingga tidak perlu lagi ditambah.
Liberty Media memang memiliki rencana untuk menjangkau sebanyak mungkin penggemar di berbagai belahan dunia. Salah satu caranya adalah dengan menambah balapan di Asia atau Amerika Utara yang sudah dibuktikan dengan digelarnya F1 GP Vietnam 2020 sehingga total seri menjadi 22 pada musim depan.

Baca juga: Jajal Mobil Hamilton, Rossi Merasa Cocok Jadi Pembalap F1
Selain menambah seri balapan, Liberty juga tidak mau kehilangan seri-seri tradisional seperti di Inggris dan Italia. Konsekuensi terburuk dari kebijakan itu adalah, jumlah balapan dalam satu musim membengkak jadi 25 balapan. Tentu saja hal itu ditentang oleh para pembalap, terutama Carlos Sainz Jr.