Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

22 Balapan F1 Semusim Dinilai Sudah Terlalu Banyak

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 19 Desember 2019 |07:17 WIB
22 Balapan F1 Semusim Dinilai Sudah Terlalu Banyak
Para pembalap F1. (Foto: Twitter F1)
A
A
A

MADRID – Rencana pemegang lisensi Formula One (F1), Liberty Media, untuk menambah seri balapan ditentang oleh Carlos Sainz Junior. Pembalap Tim McLaren itu menilai, jumlah 21 balapan pada musim 2019 saja sudah terlalu banyak sehingga tidak perlu lagi ditambah.

Liberty Media memang memiliki rencana untuk menjangkau sebanyak mungkin penggemar di berbagai belahan dunia. Salah satu caranya adalah dengan menambah balapan di Asia atau Amerika Utara yang sudah dibuktikan dengan digelarnya F1 GP Vietnam 2020 sehingga total seri menjadi 22 pada musim depan.

F1 GP Inggris 2019 (Foto: Twiter/F1)

Baca juga: Jajal Mobil Hamilton, Rossi Merasa Cocok Jadi Pembalap F1

Selain menambah seri balapan, Liberty juga tidak mau kehilangan seri-seri tradisional seperti di Inggris dan Italia. Konsekuensi terburuk dari kebijakan itu adalah, jumlah balapan dalam satu musim membengkak jadi 25 balapan. Tentu saja hal itu ditentang oleh para pembalap, terutama Carlos Sainz Jr.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement