nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Andai sang Lawan Tak TKO, Daud Yordan Masih Pede Taklukkan Mokoena

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 17:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 21 43 2132812 andai-sang-lawan-tak-tko-daud-yordan-masih-pede-taklukkan-mokoena-Zr1WZXyBeo.jpg Daud Yordan saat mengunjungi kantor iNews di Jakarta Pusat. (Foto: Heru Haryono/Okezone.com)

JAKARTA – Petinju Indonesia, Daud Yordan, mengaku mempunyai kepercayaan diri besar ketika menghadapi Michael Mokeona dalam perebutan gelar juara kelas ringan super (63,5 kg) versi IBA, Minggu 17 November 2019 siang WIB. Bahkan rasa percaya diri itu Daud miliki, andai pun sang lawan tak mengalami cedera pada bahu kirinya.

Pada pertarungan tersebut, Daud berhasil menaklukkan Mokoena secara technical knockout (TKO) atas petinju asal Afrika Selatan tersebut. Pada ronde kedelapan, petinju asal Kalimantan Barat itu memastikan gelar juara setelah Mokoena menyatakan mundur.

Daud Yordan

(Foto: Heru Haryono/Okezone.com)

Akan tetapi, di luar cedera yang dimiliki lawannya, Daud tetap optimis bakal meraih kemenangan lewat hitungan poin. Sebab dari jalannya pertandingan sendiri ia merasa sangat percaya diri dan memiliki poin yang lebih tinggi dari Mokoena.

BACA JUGA: Menang TKO atas Mokoena, Daud Yordan Juara Kelas Ringan Super IBA

“Saya kira sangat optimis (kalau lawan tidak cedera) hingga paruh pertarungan saya sudah memimpin angka dan saya pikir pertandingan akan tetap saya menangkan hanya saja seperti apa hasilnya, ketika itu saya hanya fokus untuk menekan lawan,” ungkap Daud di iNews Tower, Kamis (21/11/2019).

Sementara itu dari permainan lawan, Daud mengaku mendapat perlawanan ketat dari Mokoena. Salah satu yang sangat terasa adalah serangan tangan kiri Mokoena yang menjadi kesulitan tersendiri bagi Daud. Beruntung, petinju berusia 32 tahun itu mampu mengatasinya dan mampu membaca permainan Mokoena.

Daud Yordan

(Foto: Heru Haryono/Okezone.com)

“Lumayan sulit karena yang pertama ia bertangan kidal, di mana gaya itu cukup merepotkan bagi petinju yang bergaya ortodok. Tetapi, dengan pengalaman yang saya miliki tentu saya bisa tahu apa yang harus saya lakukan untuk mengalahkan lawan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini