Michael Masi Tak Masalahkan Taktik Ferrari di F1 GP Rusia 2019

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 20:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 01 37 2111644 michael-masi-tak-masalahkan-taktik-ferrari-di-f1-gp-rusia-2019-ZF2S54sxdH.jpg Sebastian Vettel (Foto: Reuters)

MARANELLO – Formula One (F1) GP Rusia 2019 meninggalkan banyak cerita dan salah satunya adalah prahara internal Scuderia Ferrari. Ferrari menerapkan taktik yang lebih mengedepankan Charles Leclerc dibandingkan sang senior, Sebastian Vettel.

Taktik itu membuat banyak fans kecewa serta badai kritik yang menerpa tim yang bermarkas di Maranello tersebut. Pasalnya, fans menilai Vettel lebih berpengalaman dan berkualitas dibandingkan Leclerc. Akan tetapi, Direktur Balap F1, Michael Masi, tak mempermasalahkan taktik yang diterapkan Ferrari karena ia sudah banyak melihat hal seperti itu.

Sebastian Vette dan Charles Leclerc (Foto: Twitter/@F1)

“Saya tidak tahu apakah saya bisa berbicara atas nama FIA (Penyelenggar F1) secara keseluruhan di bidang ini. Akan tetapi, taktik tim sudah lama ada di F1. Sepanjang yang bisa saya ingat begitu,” ujar Masi, seperti yang dikutip dari Grandpx, Selasa (1/10/2019).

BACA JUGA: Legenda F1 Kecam Perintah Ferrari kepada Vettel di F1 GP Rusia 2019

Kendati demikian, hasil akhir yang diraih Ferrari menunjukkan taktik yang diterapkannya gagal. Kegagalan itu bukan karena taktik Ferrari tetapi karena Vettel yang tak berlaga sesuai rencana awal. Vettel lebih memilih untuk tetap berada di depan Leclerc.

Seperti yang disinggung sebelumnya, Vettel diminta untuk membiarkan Leclerc berada di depannya. Leclerc sejatinya memulai F1 GP Rusia 2019 dari posisi terdepan tetapi Vettel mampu merebutnya. Sesaat setelah itu, Ferrari meminta Vettel untuk menjalankan rencana awal.

Charles Leclerc dan Sebastian Vettel (Foto: Scuderia Ferrari)

Namun, Vettel menolaknya dan tetap berada di posisi pertama hingga akhirnya petaka ia terima pada pertengahan balapan. Vettel harus gugur di lap 28 setelah mobilnya mendapat masalah MGU-K. Gugurnya Vettel membuat duo pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas, menyodok ke posisi satu serta dua.

Hamilton akhirnya memenangkan F1 GP Rusia sedangkan Bottas menempati podium kedua. Sementara itu, Leclerc yang sebelumnya selalu ada di belakang Vettel hanya mampu finis di posisi tiga. Hasil itu tentu bukan yang diharapkan Ferrari karena dua pembalapnya berpeluang untuk menempati posisi satu dan dua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini