nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerja Keras Yoni Rachmanto di Taiwan Formosa 2019 Diapresiasi POBSI

Inews, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 19:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 04 43 2074757 kerja-keras-yoni-rachmanto-di-taiwan-formosa-2019-diapresiasi-pobsi-kc4NBle5ac.jpg Yoni Rachmanto. (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Yoni Rachmanto harus menghentikan langkahnya di turnamen biliar Taiwan Formosa 2019. Ia gagal melaju ke babak semifinal usai dikalahkan wakil Taiwan, Ko Phin Chung, dengan skor 5-8 pada laga yang berlangsung pada Kamis (4/7/2019).

Pada pertandingan babak perempatfinal itu, Yoni sebenarnya sempat unggul dengan skor 5-3. Sayangnya, permainan apik yang ditunjukkan Ko yang menjadi atlet andalan tuan rumah ini akhirnya memupus mimpi Yoni untuk melangkah ke babak empat besar Taiwan Formosa 2019.

Hasil ini membuat perjuangan tim Indonesia di Formosa Taiwan 2019 terhenti. Sebab sebelumnya, Ricky Yang, sudah lebih dahulu menghentikan perjalanannya di turnamen tersebut karena takluk dari wakil Taiwan, Ko Pin Yi, dengan skor 3-8.

BACA JUGA: Terima Sertifikat Akreditasi dari BSANK, Sekjen PB POBSI: Ini Bukti Manajemen Kami Baik

Meski kalah, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI), tetap memberi apresiasi terhadap Yoni. Wakil Ketua II POBSI, Achmad Fadil Nasution, menilai Yoni sudah bermain maksimal, mengingat lawannya memang memiliki kualitas dunia.

Penampilan Yoni Rachmanto di Taiwan Formosa 2019

“Kalau melihat laporan skor, Yoni sempat unggul 5-3 akibat run out 4 kali dan akibat 1 kesalahan dibalas dengan run out 5 kali dan langsung game. Perjuangan sudah maksimal, harus diakui lawan lebih bagus dan memang kelas dunia,” tuturnya kepada iNews.id.

“Sangat bangga dengan perjuangan semua tim. Walaupun tidak berada di sana, kita bisa merasakannya dari sini. Mereka itu punya semangat kuat semua, pantang menyerah,” kata Fadil.

Meski Indonesia gagal mengirimkan wakil ke semifinal, Fadil melihat para pemain telah menunjukkan peningkatan performa. Menurutnya, Taiwan memang masih sulit dikalahkan karena mereka kekuatan besar di Asia untuk cabang olahraga ini.

“Taiwan adalah kiblat dunia untuk pool, maka dapat dikatakan kita beranjak naik. Di luar Taiwan, kita masih bisa ungguli,” tuturnya.

Meski perjuangan tim Indonesia sudah berakhir untuk kejuaraan Formosa Taiwan 2019. Raihan ini semakin menambah catatan emas olahraga biliar di kancah internasional. Sebelumnya, lima wakil Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) lolos ke babak utama Lion Cup Singapore Open 2019.

Penampilan Yoni Rachmanto di Taiwan Formosa 2019

Pada akhir Juni lalu, POBSI juga telah menerima sertifikat akreditasi dari Badan Standardisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK) di Gedung Wisma Kemenpora, Senin 24 Juni 2019. Sekretaris Jenderal POBSI, Robby Suarly, menilai prestasi ini menjadi bukti nyata organisasinya memiliki manajemen yang bagus.

"Kita menjadi salah satu yang terdepan dalam hal manajemen olahraga. Selama ini, karena tidak termasuk di cabang olahraga Olimpiade, mungkin dipandang sebelah mata. Tetapi, di sisi manajemen organisasi, POBSI bisa membuktikan kami itu cukup baik,” kata Robby beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini