nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Verstappen Klaim Virtual Safety Car Pupus Harapannya Raih Podium di F1 GP Azerbaijan 2019

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 30 April 2019 11:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 30 37 2049740 verstappen-klaim-virtual-safety-car-pupus-harapannya-raih-podium-di-f1-gp-azerbaijan-2019-W87rymicja.jpg Max Verstappen (Foto: Twitter Max Verstappen)

BAKU – Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku kecewa dengan diberlakukannya periode Virtual Safety Car di pengujung balapan Formula One (F1) musim 2019 Grand Prix (GP) Azerbaijan. Sebab dengan diberlakukannya Virtual Safety Car membuyarkan harapannya meraih podium di F1 GP Azerbaijan 2019.

Sebagaimana diketahui, Verstappen memang tampil cukup baik ketika mengaspal di Baku City Circuit pada akhir pekan lalu. Memulai balapan dari posisi keempat, Verstappen sempat memberikan perlawanan sengit kepada tiga pembalap terdepan, Sebastian Vettel, Lewis Hamilton, dan Valtteri Bottas.

Max Verstappen

Bahkan, Verstappen nyaris bisa melewati Vettel untuk bisa merebut posisi ketiga beberapa lap jelang balapan usai. Akan tetapi harapan Verstappen meraih podium di F1 GP Azerbaijan 2019 pupus setelah diberlakukannya Virtual Safety Car untuk mengevakuasi mobil sang partner, Pierre Gasly, yang mengalami masalah mesin.

Baca Juga: Verstappen Rela Kena Penalti Asalkan Honda Berikan Mesin Terbaik

Verstappen pun mengaku sangat kecewa dengan diberlakukannya Virtual Safety Car ketika balapan F1 GP Azerbaijan hanya menyisahkan beberapa lap lagi. Sebab hal tersebut membuat usahanya merebut posisi Vettel akhirnya sia-sia.

Max Verstappen

“Saya memangkas sekitar tujuh atau delapan detik di stint itu, tetapi begitu ada Virtual Safety Car, saya kehilangan banyak suhu. Sepertinya mobil kami lebih sensitif, atau kami memang belum bisa mengatasi masalah ban, saya tidak tahu,” jelas Verstappen, seperti dikutip dari Motorsport, Selasa (30/4/2019).

“Setelah itu semuanya menjadi lebih sulit, saya jadi lebih sering tergelincir. Di trek seperti ini, jika Anda kehilangan grip, maka Anda tidak bisa mengambil risiko di tikungan, dan itu yang membuat kita kehilangan waktu,” tuntas pembalap berkebangsaan Belanda tersebut.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini