BAKU – Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengaku kecewa dengan diberlakukannya periode Virtual Safety Car di pengujung balapan Formula One (F1) musim 2019 Grand Prix (GP) Azerbaijan. Sebab dengan diberlakukannya Virtual Safety Car membuyarkan harapannya meraih podium di F1 GP Azerbaijan 2019.
Sebagaimana diketahui, Verstappen memang tampil cukup baik ketika mengaspal di Baku City Circuit pada akhir pekan lalu. Memulai balapan dari posisi keempat, Verstappen sempat memberikan perlawanan sengit kepada tiga pembalap terdepan, Sebastian Vettel, Lewis Hamilton, dan Valtteri Bottas.

Bahkan, Verstappen nyaris bisa melewati Vettel untuk bisa merebut posisi ketiga beberapa lap jelang balapan usai. Akan tetapi harapan Verstappen meraih podium di F1 GP Azerbaijan 2019 pupus setelah diberlakukannya Virtual Safety Car untuk mengevakuasi mobil sang partner, Pierre Gasly, yang mengalami masalah mesin.
Baca Juga: Verstappen Rela Kena Penalti Asalkan Honda Berikan Mesin Terbaik