nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evaluasi Pelatih terhadap Performa Rizki/Della di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Minggu 28 April 2019 17:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 28 40 2049075 evaluasi-pelatih-terhadap-performa-rizki-della-di-kejuaraan-bulu-tangkis-asia-2019-lHU4RkGd49.jpg Rizki Amelia/Della Destiara (Foto: PBSI)

WUHAN – Pasangan ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, harus terhenti langkahnya di babak semifinal Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Rizki/Della gagal melaju ke final karena dikalahkan oleh pasangan China yang merupakan unggulan keempat, Chen Qingchen/Jia Yifan, dengan skor 20-22 dan 12-21.

Meski secara peringkat, Rizki/Della cukup jauh tertinggal, namun catatan pertemuan ganda Indonesia tersebut terhadap Chen/Jia bisa dibilang luar biasa. Sebelum laga semifinal dimainkan, Rikzi/Della telah tiga kali berhadapan dengan Chen/Jia, dan mereka berhasil memenangkan ketiganya.

(Baca juga: Head-to-Head Marcus/Kevin vs Endo/Watanabe, Finalis Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019)

Chen Qingchen/Jia Yifan

Itulah mengapa Asisten Pelatih Ganda Putri PBSI, Chafidz Yusuf, menilai kalau pola permainan Chen/Jia sebetulnya disukai Rizki/Della. Akan tetapi, Chafidz menyayangkan karena pada pertandingan semifinal, penyakit lama Rizki/Della kembali kambuh, yakni sulit keluar dari tekanan. Selain itu, Chafidz juga memandang kalau konsentrasi Rizki/Della telah menurun sehingga sulit mengejar poin lawan.

“Kalau pola main memang cocok, namun penyakit lamanya, belum bisa menemukan cara keluar dari tekanan, cari poin yang tidak gampang, daya tahan konsentrasinya masih belum dapet banget,” beber Chafidz, melansir dari laman resmi PBSI, Minggu (28/4/2019).

Rizki/Della

“Rizki/Della mengandalkan pola main menyerang, kalau tidak tembus, tidak mau lebih menahan untuk mencari cara lagi," lanjut Chafidz.

Walau tumbang di semifinal, namun Rizki/Della berhasil mengukir sejarah. Pasalnya, mereka menjadi ganda putri Indonesia pertama yang berhasil menyabet dua medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia secara berturut-turut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini