BAKU – Pada gelaran Formula One (F1) 2019, pihak penyelenggara kompetisi tersebut telah melakukan perubahan regulasi terhadap aerodinamika. Hal tersebut dilakukan agar para pembalap yang berada di posisi belakang lawan mampu memiliki kecepatan untuk menyalip driver yang tepat ada di depannya.
Akan tetapi dari tiga seri balapan yang sudah dijalani, menurut pembalap Tim Mercedes AMG Petronas, Valterri Bottas, perubahan regulasi aerodinamika itu tak terlalu berpengaruh ketika balapan berlangsung. Ia merasa masih tetap kesulitan untuk mengejar lawannya yang tepat di depannya.
Baca Juga: Verstappen Rela Kena Penalti Asalkan Honda Berikan Mesin Terbaik

“Meski dengan jarak tiga atau empat detik di belakang, Anda lebih banyak tergelincir (daripada mobil di depan). Ban juga lebih cepat panas, jadinya lebih sulit. Tetapi sejak lama memang seperti itu di F1. Mereka yang bisa memimpin akan mampu mengendalikan balapan dengan lebih mudah,” cerita Bottas, mengutip dari Motorsport, Jumat (26/4/2019).