nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Kunci Sukses Rinov/Pitha Lolos ke 16 Besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 19:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 23 40 2047094 ini-kunci-sukses-rinov-pitha-lolos-ke-16-besar-kejuaraan-bulu-tangkis-asia-2019-dm0lfR1shx.jpg Rinov Rinaldy/Pitha Haningtyas Mentari. (Foto: Laman resmi PBSI)

WUHAN – Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, berhasil melaju mulus ke babak kedua Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Mereka menumbangkan wakil Vietnam, Tuan Duc Do/Nhu Thao Pham, dalam dua game langsung dengan skor 21-11 dan 21-14. Usai laga, Rinov/Pitha pun membeberkan kunci sukses kemenangan tersebut.

Hasil ini bisa didapat karena Rinov/Pitha mempelajari dengan baik pertemuan pertama mereka dengan Do/Pham yang terjadi Vietnam International Challenge 2018. Kala itu, pasangan peringkat 19 dunia itu takluk dari Do/Pham dengan skor 20-22, 21-11, dan 16-21.

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari,

Rinov/Pitha pun bertekad kuat untuk tak mengulangi kesalahan yang sama saat kembali berjumpa Do/Pham di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019. Tekad mereka pun membuahkan hasil manis karena bisa membuat lajunya berjalan begitu mulus. Bahkan di set pertama, runner-up Swiss Open 2019 itu tak tampak mendapat halangan berarti karena bisa terus memimpin hingga akhir laga.

BACA JUGA: Rinov/Pitha Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019

"Kami sudah pernah ketemu di Vietnam pada tahun lalu dan kami kalah. Sekarang, kami tidak mau kalah lagi, dari awal sudah berusaha untuk main menyerang lebih dulu," kata Pitha setelah pertandingan,” ujar Pitha, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (23/4/2019).

Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari,

Tak hanya berhasil membalas kekalahan dari Do/Pham, di babak pertama Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019 ini, Rinov/Pitha juga mendapat hal positif lainnya. Mereka mengaku sudah memahami dengan baik kondisi lapangan di Wuhan Sports Center Gymnasium, China. Hal ini menjadi penting karena dapat memengaruhi hasil yang mereka dapat.

"Di pertandingan pertama ini kami masih meraba situasi lapangan, lampu, angin, sejauh ini semuanya normal," tukas Rinov.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini