DAGESTAN – Petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, kembali melancarkan serangannya kepada Komite Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC). Pria berusia 30 tahun itu menyebut Negara Bagian Nevada adalah tempat peredaran bebas narkoba, prostitusi, dan judi.
Sebagaimana diketahui, Khabib dijatuhi hukuman denda senilai USD500 ribu (setara Rp6,7 miliar) dan larangan bertanding selama sembilan bulan di Negara Bagian Nevada. Hukuman tersebut merupakan buntut dari keributan yang dipicunya usai UFC 229 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), 7 Oktober 2018.
(Baca juga: Manajer Sebut Khabib Ogah Bertarung Lagi di Las Vegas)

Manajer Khabib, Ali Abdelaziz mengatakan, kliennya itu enggan kembali ke Negara Bagian Nevada. Sebab, ia merasa lebih diterima di New York ketimbang Nevada. Kini, Khabib langsung mengutarakan alasannya enggan kembali ke Las Vegas.