nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diminta Ikut Kampanye Sosial, Khabib: Nevada Sarangnya Prostitusi!

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 02 Februari 2019 12:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 02 43 2012853 diminta-ikut-kampanye-sosial-khabib-nevada-sarangnya-prostitusi-8kgY6qT5Lk.jpg Khabib Nurmagomedov (Foto: Russia Today)

DAGESTAN – Petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, kembali melancarkan serangannya kepada Komite Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC). Pria berusia 30 tahun itu menyebut Negara Bagian Nevada adalah tempat peredaran bebas narkoba, prostitusi, dan judi.

Sebagaimana diketahui, Khabib dijatuhi hukuman denda senilai USD500 ribu (setara Rp6,7 miliar) dan larangan bertanding selama sembilan bulan di Negara Bagian Nevada. Hukuman tersebut merupakan buntut dari keributan yang dipicunya usai UFC 229 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), 7 Oktober 2018.

(Baca juga: Manajer Sebut Khabib Ogah Bertarung Lagi di Las Vegas)

Khabib Nurmagomedov

Manajer Khabib, Ali Abdelaziz mengatakan, kliennya itu enggan kembali ke Negara Bagian Nevada. Sebab, ia merasa lebih diterima di New York ketimbang Nevada. Kini, Khabib langsung mengutarakan alasannya enggan kembali ke Las Vegas.

“NSAC meminta saya ambil bagian dalam kampanye sosial. Negara Bagian Nevada mengizinkan peredaran narkoba, prostitusi, dan judi,” tukas Khabib Nurmagomedov, dilansir dari Russia Today, Sabtu (2/2/2019).

“Biarkan mereka mengurus dirinya sendiri. Saya tetap siap untuk bertarung. NSAC lah yang menghukum saya,” imbuh pria berjuluk Si Elang itu.

Khabib Nurmagomedov

Khabib sendiri masih berpeluang kembali ke Nevada. Sebab, ia hanya menjalani lima bulan sisa hukuman karena suspensi tersebut dihitung sejak Oktober 2018.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini