“Kami memiliki begitu banyak downforce, yang berarti, di tikungan berkecepatan tinggi, tidak ada yang bisa menempel mobil di depannya karena ada udara kotor. Titik pengereman pun juga tidak ada. Jadi bagaimana Anda bisa menyalip?,” jelas Tost, seperti dikutip dari Motorsport, Kamis (10/1/2019).
“Menurut saya, minimal harus dikurangi 40-50 persen dari jumlah downforce sekarang, sehingga mobil lebih goyah di tikungan. Dengan begitu, kita akan melihat pembalap harus berjibaku dengan mobil mereka,” sambungnya.
“Mobil akan jauh lebih kencang di trek lurus, jadi Anda bisa dapat peluang untuk menyalip. Anda juga bisa menempel mobil di depan saat melewati tikungan. Perubahan ini sebenarnya mudah untuk diwujudkan, tinggal apakah mereka (FIA) mau atau tidak?,” tuntas pria asal Austria tersebut.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.