Hal yang terbilang unik ini mendapati antusiasme besar dari anak-anak Afghanistan di segala usia. Bukan hanya laki-laki, tapi juga untuk anak-anak perempuan. Bahkan, hingga kini anggota mereka sudah mencapai lebih dari 550 anak di Kabul dan Mazar-e-Sharif, di mana 47 persen dari mereka anak perempuan!
Salah satunya Hanifa. Gadis berusia 20 tahun ini sebelumnya merupakan penjual teh di Ibu Kota, Kabul. Kehidupannya setali tiga uang dengan kebanyakan anak-anak perempuan di Afghanistan, di mana mereka sering jadi korban pelecehan.
Hanifa salah satu anak-anak yang ditampung Skateistan
“Ketika saya datang ke Skateistan, hidup saya sangat berubah. Karena ketika saya masih ada di jalanan, orang-orang akan melecehkan saya,” beber Hanifa, seperti disadur Daily Mail, Rabu (21/1/2015).