Image

Lifter Indonesia Targetkan Perunggu

Amir Sarifudin , Jurnalis · Senin 13 September 2010, 14:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 09 13 43 371877

BALIKPAPAN - Dua lifter Indonesia asal Kalimantan Timur Eka Yuli Irawan dan Triyatno, akan turun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi dan Angkat Berat di Anatolia, Turki, 18-27 September 2010. Eka turun di kelas 62 kg dan Triyatno di kelas 69 kg. Mereka punya target meraih medai perunggu.
 

“Kalau bicara medali, itu minimal perunggu. Target kami untuk Eka adalah angkatan total minimal 315-320 kg, untuk Triyatmo angkatan total minimal 330 kg,” ungkap Lukman, pelatih keduanya dikesempatan open house Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan, Jalan Wiluyo Puspoyudo, Minggu (12/9/2010).

 

Lawan tangguh lifter-lifter Indonesia di kelasnya tersebut adalah para lifter Cina, Bulgaria, tuan rumah Turki, Korea Utara, bahkan Thailand.

 

“Lawan terberat itu lifter Cina Zang Ji dan Yang Fan untuk Eka, Li Hui untuk Triyatmo, juga lifter Thailand Napodal,” terang pelatih yang juga sukses membawa Lisa Rumbewas meraih medali perak Olimpiade Sydney 2000 tersebut.

 

Pada Kejuaraan Dunia tahun 2009 di Cina, dengan jumlah total angkatan tersebut, Triyatno meraih satu perunggu. Satu lagi perunggu diraihnya dari angkatan snatch 150 kg. Dengan total jumlah angkatan tersebut pula, Eka meraih medali perak. Satu perunggu didapatnya juga dari angkatan snatch 140 kg.

 

“Sebab itu kami berharap keduanya minimal mengulangi prestasinya tersebut, walaupun dalam latihan angka angkatan total minimal tersebut sudah sering dilewati,” kata Lukman.

 

Berlaga di kejuaraan dunia ini juga menjadi ajang pemanasan menjelang Asian Games di Guangzhou, Cina, November mendatang. Kejuaraan Dunia ini juga menjadi seleksi untuk Olimpiade 2012. Meski demikian, sebelum berangkat ke Guangzhou, sepulang dari Kejuaraan Dunia Turki, timnas angkat besi angkat berat akan menjalani sejumlah pemanasan dan latih tanding di Seoul, Korea Selatan.

 

“Kami akan ada di Korea selama tiga minggu, baru kemudian libur dua minggu dan kembali ke Tanah Air, untuk kemudian berangkat bersama seluruh anggota kontingen Indonesia ke Guangzou,” papar Lukman.

(zwr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini