Demi menguasai olahraga baru tersebut dengan sempurna, Sumaya mendedikasikan seluruh waktunya untuk berlatih secara disiplin. Rutinitas harian yang padat dijalaninya tanpa kenal lelah demi mendongkrak performa di atas lapangan.
"Saya terus berlatih. Hidup saya untuk teqball. Setiap hari, pagi, siang, dan sore," sambung Sumaya.
Puncak perjuangannya tersaji di Nagoya City Higashi Sports Center pada Sabtu 19 September 2026, di mana Sumaya bertarung habis-habisan di partai final nomor Women's Singles meski akhirnya harus puas mengamankan medali perak.
"Pertandingan kemarin sangat sengit, saya sudah melakukan yang terbaik, tapi kemenangan belum berpihak kepada saya," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)