PERJUANGAN gigih ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berbuah manis di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka sukses menyabet medali emas dari nomor perorangan setelah melalui pertarungan sengit di partai puncak.
Keberhasilan di nomor individu ini sekaligus menyempurnakan pencapaian mereka karena sebelumnya juga turut mengantar tim Indonesia meraih emas di nomor beregu putra. Pasangan yang kembali dipasangkan sejak April 2026 ini tampil habis-habisan demi mengharumkan nama bangsa.
Laga final yang dihelat di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, mempertemukan mereka dengan wakil kuat asal China, Liang Weikeng/Wang Chang. Duel puncak tersebut berlangsung menegangkan dan menguras emosi sepanjang pertandingan.
Pada gim pertama, Leo/Danil sempat keteteran dan harus rela menyerahkan kemenangan kepada pasangan China dengan skor tipis 19-21. Tekanan demi tekanan serta umpan sulit dari lawan sempat membuat laju pasangan Indonesia terkunci.
Memasuki gim kedua, angin segar berpihak pada pasangan Indonesia yang tampil lebih mendominasi permainan. Komunikasi yang solid serta motivasi kuat untuk menang menjadi kunci utama kebangkitan mereka di lapangan.
Tekad kuat dengan prinsip "kalau tidak sekarang kapan lagi" membakar semangat keduanya untuk terus memaksimalkan peluang yang ada. Alhasil, Leo/Daniel merebut gim kedua dengan skor meyakinkan 21-13 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
"Terus juga kami bilang ke satu sama lain, kalau enggak sekarang kapan lagi (juara), jadi kami mau memaksimalkan kesempatan yang sudah diberikan," ungkap Daniel Marthin usai pertandingan, dikutip Kamis (1/10/2026).