JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Erick Thohir, mengapresiasi tim bulu tangkis beregu putra Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Ini merupakan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih pada ajang multievent 4 tahunan tersebut.
Pencapaian tersebut terasa kian istimewa lantaran memutus penantian panjang selama 28 tahun bagi skuad bulu tangkis beregu putra Indonesia untuk kembali bertengger di podium tertinggi pesta olahraga terbesar se-Asia itu.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim bulu tangkis beregu putra yang berhasil mengalahkan China dan mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” ujar Erick, melansir laman Kemenpora, Jumat (25/9/2026).
Ia menegaskan, medali emas yang diraih dari nomor beregu putra ini memiliki nilai sejarah bagi dunia olahraga nasional.
“Kemenangan ini sangat istimewa karena setelah 28 tahun, Indonesia kembali meraih emas beregu putra bulu tangkis di Asian Games. Terakhir kali kita mendapatkan emas dari nomor ini adalah pada 1998,” kata Erick.
Menurutnya, medali emas itu diraih berkat determinasi, disiplin tinggi, serta semangat juang pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet dan seluruh tim pendukung sepanjang turnamen.
“Ini adalah kemenangan yang lahir dari perjuangan, kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah para atlet serta seluruh tim yang mendampingi. Mereka menunjukkan ketika kita bekerja keras, mempersiapkan diri dengan baik, dan berjuang bersama, Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara terbaik Asia," tuturnya.