MISANO – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez berhasil menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas 1 MotoGP San Marino 2026, pada Jumat (11/9/2026) sore WIB. Dalam durasi 45 menit itu, Marquez tampil menggila hingga mencatatkan waktu 1 menit 31,468 detik lap terbang (flying lap) terakhirnya.
Sesi Latihan Bebas 1 (FP1) MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano akhirnya dapat berlangsung dalam kondisi lintasan yang kering. Cuaca bersahabat ini bisa dinikmati para pembalap selama 45 menit, menyusul hujan deras yang sempat membasahi sirkuit sepanjang hari Kamis.
Hasil dramatis tersebut memupuskan harapan Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing yang sebelumnya cukup lama memimpin jalannya sesi. Keduanya, yang kini mulai difavoritkan dalam perburuan gelar juara dunia, bersaing sangat ketat dan hanya dipisahkan oleh selisih waktu 0,060 detik.
Terkait strategi ban, kedua pembalap teratas ini sama-sama mempertahankan penggunaan ban belakang berkompon medium sepanjang sesi. Bedanya, Marquez memakai ban depan soft yang sudah melahap 12 putaran, sementara Bezzecchi mengandalkan ban medium yang usianya mencapai 14 putaran.
Di luar persaingan dua besar, Raul Fernandez tampil apik dengan membawa Trackhouse Aprilia ke urutan ketiga lewat waktu 1 menit 31,601 detik. Tepat di belakangnya, pebalap andalan Gresini Ducati, Alex Marquez, menyusul mengamankan posisi keempat.
Posisi kelima diisi oleh Johann Zarco dari LCR Honda yang berhasil memperbaiki catatan waktunya setelah mengganti ban depan soft baru di akhir sesi. Strategi serupa juga sukses membawa Pedro Acosta (KTM) dan pebalap pabrikan Honda, Luca Marini, ke posisi keenam dan ketujuh.
Sementara itu, Jorge Martin yang saat ini berstatus sebagai pemimpin klasemen kejuaraan harus puas bertengger di urutan kedelapan. Mengendarai motor dari tim pabrikan Aprilia, ia hanya terpaut 0,267 detik dari catatan waktu milik Marc Marquez.
Menutup daftar 10 besar pebalap tercepat di FP1, hadir nama Fabio Quartararo bersama motor Yamaha di urutan kesembilan. Posisi kesepuluh kemudian ditempati oleh Fabio Di Giannantonio yang membela tim VR46 Ducati.