PEMBALAP penguji Ducati Corse, Michele Pirro, memastikan motor Desmosedici GP tidak akan diutak-atik hingga akhir musim MotoGP 2026. Pernyataan tersebut bisa jadi sinyal bahaya buat Marc Marquez.
Ducati terlihat kalah telak dari Aprilia dalam 12 seri awal MotoGP 2026. Mereka hanya merebut lima kemenangan di mana Marc Marquez tiga kali, dan masing-masing Alex Marquez serta Fabio Di Giannantonio sekali.
Sementara, Aprilia menyabet tujuh podium kemenangan. Marco Bezzecchi empat kali menang dan masing-masing Jorge Martin, Ai Ogura, serta Raul Fernandez, sekali meraih kemenangan.
Tapi, Pirro menuturkan, Ducati tidak punya rencana untuk mengubah atau mengutak-atik motor Desmosedici GP26. Ia malah menyarankan untuk fokus pada satu pekan balapan ke pekan balapan lainnya.
“Di MotoGP, tidak ada yang berubah dibandingkan apa yang kita lihat dalam 12 balapan. Yang kita lihat, kurang atau lebihnya, sama seperti itu. Jadi, kami harus menjalaninya satu per satu,” papar Pirro, dinukil dari Crash, Senin (17/8/2026).
Pria asal Italia itu optimistis Ducati masih bisa bersaing di 10 seri tersisa. Sebab, setiap trek punya karakteristik yang berbeda. Ada kalanya mereka diuntungkan, tapi tidak jarang tim tersebut harus mengakui keunggulan rival.
“Setiap trek akan punya ceritanya tersendiri. Akan ada trek di mana, seperti Silverstone (GP Inggris), di mana kami kesulitan, dan yang lain di mana kami tidak mengalami banyak kesulitan,” urai Pirro.
“Tidak ada solusi cepat atas masalah-masalah yang ada. Kami mengerjakannya tapi proyek ini bisa dibilang sudah selesai. Kami berharap bisa tiba di Valencia (seri terakhir) dan masih bisa meninggalkan jejak,” tandasnya.
Terdekat, ada MotoGP Aragon 2026 yang digelar di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Spanyol, 28-30 Agustus. Lintasan itu merupakan wilayah kekuasaan Marc Marquez dan diprediksi Ducati akan kembali berjaya.
(Wikanto Arungbudoyo)