JAKARTA - Juara dunia MotoGP satu kali, Jorge Martin, bakal bekerja sama dengan orang kepercayaan pembalap legendaris Valentino Rossi. Kerja sama keduanya akan terjalin di Yamaha musim depan.
Jorge Martin musim depan akan bergabung dengan Yamaha. Ia akan berduet dengan Ai Ogura di tim pabrikan Yamaha.
Kesepakatan Jorge Martin dengan Yamaha pertama kali dilaporkan pada pra-musim, menyusul kabar hengkangnya Fabio Quartararo ke Honda, melansir Crash, Minggu (26/7/2026).
Kepindahannya ke Yamaha tampaknya akan menjadi pemutusan hubungan yang hampir sepenuhnya bersih dari Aprilia. Pasalnya, sebagian besar kru Martin saat ini tetap bertahan.
Menurut Motorsport, Martin akan berpasangan dengan kepala kru baru yaitu David Munoz di Yamaha.
Munoz saat ini bekerja dengan Alex Rins di pabrikan Jepang tersebut, meskipun sebelumnya insinyur tersebut berpasangan dengan Valentino Rossi.
Setelah berpisah dengan Silvano Galbusera, juara dunia sembilan kali Rossi membawa Munoz dari tim VR46 Moto2-nya untuk menjadi kepala kru legenda Italia itu untuk dua musim terakhirnya pada tahun 2020 dan 2021.
Martin saat ini bekerja dengan Daniele Romagnoli di Aprilia. Daniele Romagnoli dibawanya dari Pramac setelah musim 2024 yang membawanya meraih gelar juara dengan motor Ducati.
Meskipun ada ikatan yang erat antara Martin dan Romagnoli, Romagnoli justru akan tetap bersama Aprilia pada 2027. Ia akan bekerja sama dengan Pecco Bagnaia yang baru bergabung.
Bagnaia telah bekerja dengan Christian Gabbarini sebagai kepala krunya selama bertahun-tahun. Ini merupakan bagian kunci dari kejuaraan 2022 dan 2023-nya.
Namun, Gabbarini akan tetap bersama Ducati untuk dipasangkan dengan Pedro Acosta, yang akan meninggalkan Paul Trevathan di KTM.
Logika menunjukkan bahwa Trevathan, dan kepala kru Brad Binder, Phil Marron, akan tetap di KTM tahun depan untuk bekerja dengan Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Namun, kepala kru Di Giannantonio dan Alex Marquez untuk tahun 2027 belum ditetapkan.
Meskipun para pembalap membangun kepercayaan pada kepala kru mereka dan sering membawa mereka saat pindah merek, hal itu tidak selalu memungkinkan.
Ia dipasangkan dengan Frankie Carchedi di Gresini, sebelum Ducati memasangkannya dengan Marco Rigamonti ketika ia pindah ke tim pabrikan pada tahun 2025.
Namun Marquez memenangkan balapan pada tahun 2024 dengan Carchedi dan mendominasi musim 2025 dengan Rigamonti.
(Erha Aprili Ramadhoni)