Empat gelar juara Jaya Raya dipersembahkan oleh Alvin Jefferson Kusuma (Tunggal Putra U-17), Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Arybka Okta Disabian (Ganda Putra U-17), Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Ganda Campuran U-17), serta Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang (Ganda Putra U-19).
Alvin Jefferson sukses memenuhi ambisinya menjadi juara setelah menundukkan wakil Jepang, Taisei Kushima, melalui pertandingan ketat 24-22, 22-20. Ia pun mengucap syukur atas keberhasilan itu.
“Puji Tuhan bisa juara lagi setelah 2024. Terima kasih kepada pelatih, orang tua, dan teman-teman yang selalu mendukung saya. Dukungan mereka menjadi kekuatan terbesar untuk meraih kemenangan,” ujar Alvin.
Sementara Muhammad Zilazik Artando Zakaria tampil sebagai salah satu bintang turnamen dengan memborong dua gelar juara. Ia senang kerja kerasnya berbuah prestasi.
“Alhamdulillah bisa juara di ganda putra dan ganda campuran. Capek dan lelah terbayar dengan prestasi. Penonton yang ramai menjadi tambahan semangat untuk terus berjuang,” ungkap Zilazik.
Satu gelar lainnya dipersembahkan pasangan ganda putra U-19, Muhammad Vito Annafsa/Grendly Alkatib Lumintang. Mereka bangkit setelah kehilangan gim pertama sebelum akhirnya menang rubber game atas pasangan unggulan teratas.
Keberhasilan Jaya Raya mempertahankan gelar juara umum sekaligus meningkatnya kualitas persaingan internasional menjadi bukti Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix telah berkembang menjadi salah satu barometer pembinaan bulu tangkis junior di kawasan Asia.
Turnamen ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya generasi baru bulu tangkis dunia yang kelak akan bersaing di panggung internasional.
(Wikanto Arungbudoyo)