Kerja keras Marquez itu dinilai Dall’Igna sebagai pembeda seorang juara dengan yang lain. Keinginan kuat tersebut yang menjadikannya panutan di dalam dan luar lintasan.
“Tapi, apa yang ditunjukkan Marquez itulah yang membuatnya jadi seorang juara, laki-laki yang berjuang untuk setiap posisi, melawan semua rintangan, dan selalu memberi pertunjukan hebat,” puji Dall’Igna.
“Semuanya berjalan baik (bagi Aprilia) karena pada akhirnya, keunggulan mereka di klasemen tidak berubah, dan mereka berhak untuk itu, karena sportivitas mereka,” tutupnya.
Ducati kini menatap seri ke-11 MotoGP 2026. Balapan bertajuk MotoGP Jerman 2026 itu akan digelar di Sirkuit Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, 10-12 Juli.
(Wikanto Arungbudoyo)