JAKARTA - Turnamen biliar bergengsi Indonesia International Open (IIO) 2026 resmi dibuka pada Rabu (1/7/2026). Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI), Hary Tanoesoedibjo, menegaskan ajang internasional ini menjadi bukti nyata konsistensi federasi dalam mendongkrak prestasi dan ekosistem biliar di Tanah Air.
Turnamen itu akan berlangsung di Pro Billiard Center (PBC), iNews Tower, Jakarta Pusat pada 1 - 4 Juli 2026. Seperti edisi sebelumnya, turnamen ini akan diikuti oleh atlet-atlet biliar dari seluruh dunia.
Nama-nama seperti Jose Alberto (Spanyol), Jeff De Luna (Filipina), dan Mickey Krause (Denmark) akan turut serta dalam turnamen ini. Tak ketinggalan, atlet-atlet nasional seperti Irwanto, Silviana Lu, dan Albert Januarta akan meramaikan persaingan IIO 2026.
Secara total, ajang biliar kelas dunia ini akan diikuti oleh 128 atlet dari 21 negara. Mereka akan memperebutkan gelar juara dengan total hadiah 100.000 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp1,7 miliar.
Hary Tanoesoedibjo mengatakan turnamen ini adalah bentuk komitmen POBSI untuk mengembangkan dan memajukan biliar Indonesia. Selain itu, turnamen ini juga diharapkan bisa mengasah kemampuan atlet Tanah Air.
"Ini merupakan komitmen dari POBSI, saya selaku pimpinan POBSI. Komitmen kami untuk memajukan biliar di tanah air dan juga untuk mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. Di samping untuk memberikan motivasi kepada seluruh atlet ataupun penggemar biliar di Indonesia agar dapat menjadikan biliar profesi mereka," kata Hary Tanoesoedibjo saat membuka IIO 2026 di PBC, iNews Tower, Jakarta Pusat pada Rabu (1/7/2026).