BAGI penggemar Formula 1, setir mobil balap F1 mungkin terlihat seperti aksesori biasa. Namun siapa sangka, benda berbentuk huruf U yang dihiasi banyak tombol itu harganya bisa setara bahkan melampaui harga sebuah rumah di Jakarta.
Setir mobil F1 adalah komputer genggam paling canggih di dunia olahraga. Jauh dari fungsi setir mobil biasa yang hanya mengarahkan roda, kemudi F1 adalah pusat kendali penuh atas seluruh sistem mobil: mulai dari perpindahan gigi, distribusi rem, manajemen energi listrik, hingga komunikasi radio dengan pit lane, semuanya dilakukan tanpa tangan pembalap melepas setir.
Uniknya, dalam satu setir F1 modern terdapat lebih dari 20 tombol, dial putar, dan paddle shifter, yang memungkinkan pembalap mengakses lebih dari 100 pengaturan berbeda sepanjang balapan.
Layar LCD di tengahnya memperbarui data telemetri secara real-time, mulai dari kecepatan, posisi gigi, status energi, hingga suhu ban, berkali-kali setiap detik.
Berdasarkan data terbaru dari RTR Sports Marketing (2026), harga satu unit setir mobil F1 berkisar antara US$ 40.000 hingga US$ 100.000, atau sekitar Rp 650 juta hingga Rp 1,6 miliar per unitnya. Beberapa tim top seperti Mercedes, Ferrari, dan Red Bull bahkan disebut memiliki setir yang nilainya bisa melampaui batas atas tersebut. Fantastis bukan!
Sebagai perbandingan, harga setir mobil biasa di pasaran hanya berkisar Rp 3 juta–Rp 8 jutaan. Artinya, setir F1 bisa 200 hingga 500 kali lebih mahal dari setir kendaraan pada umumnya.
Faktanya, angka Rp 650 juta–Rp 1,6 miliar bukan angka kecil. Berdasarkan data properti terkini 2026, kisaran harga rumah di Jakarta Timur berada di kisaran Rp 1,29–Rp 2,65 miliar. Artinya, dengan uang seharga setir F1 kelas bawah, sudah bisa membeli hunian di ibu kota.