Usai Menangi MotoGP Hungaria 2026, Marc Marquez Belum Mau Bahas Peluang Juara

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Senin 08 Juni 2026 19:44 WIB
Dua pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

BALATON – Kemenangan gemilang Marc Marquez di MotoGP Hungaria 2026 langsung menghidupkan kembali spekulasi mengenai peluangnya merengkuh takhta juara dunia musim ini. Tambahan poin penuh dari Sirkuit Balaton Park membuat pembalap Ducati Lenovo tersebut kini hanya terpaut 72 poin dari sang pemuka klasemen, Marco Bezzecchi.

Bezzecchi sendiri harus pulang tanpa poin setelah mengalami nasib sial akibat ditabrak oleh rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, pada lap pembuka. Kendati memangkas jarak cukup signifikan dan diuntungkan oleh insiden tersebut, Marc Marquez justru memilih untuk bersikap realistis.

Pembalap berjuluk The Baby Alien ini menegaskan dirinya sama sekali belum merasa berada dalam kondisi ideal untuk ikut serta dalam perburuan gelar juara dunia 2026.

“Kompetisi ini masih sangat panjang, tetapi untuk saat ini kami belum berada dalam bentuk performa terbaik. Jujur saja, saya tidak merasa bahwa saya sudah siap untuk bertarung (berebut juara dunia). Akhir pekan ini, ya (kami kompetitif). Namun saat di Mugello, kami tertinggal 10 detik di belakang pemimpin balapan. Jadi, mari kita lihat nanti,” jelas Marquez, dikutip dari Crash, Senin (8/6/2026).

1. Belum Mau Bahas Peluang Juara

Bagi sang juara bertahan, konsistensi performa di atas motor Ducati miliknya masih menjadi pekerjaan rumah terbesar. Ia tidak ingin raihan impresif di Hungaria membuat timnya cepat berpuas diri, mengingat karakteristik setiap sirkuit yang akan dihadapi ke depan sangatlah berbeda.

Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)

Marquez pun menilai ia masih perlu melihat bagaimana hasil di seri Republik ceko dan Belanda. Setelahnya ia juga berharap bisa semakin fit ketika jeda musim panas.

“Semuanya akan sangat bergantung pada hasil di Brno dan Assen, lalu setelah itu pada jeda musim panas. Saya masih harus mencapai level 100 persen yang baru dalam diri saya. Dan dari titik itulah baru saya akan bisa memahami (peluang yang ada),” sambung Marquez.

Meski memilih merendah, jiwa kompetitif seorang Marc Marquez dipastikan tidak akan pernah pudar.

 

"Namun tentu saja, Anda mengenal saya, jika saya berada di sini, itu adalah untuk bertarung di setiap balapan, setiap sesi latihan, dan saya hanya ingin menikmatinya,” tambahnya.

2. Belajar dari Masa Lalu

Menghadapi sisa kompetisi musim 2026, pembalap asal Spanyol ini juga membawa pola pikir baru yang lebih dewasa. Setelah melewati berbagai fase sulit termasuk badai cedera yang sempat mengancam kariernya, Marquez kini mencoba untuk tidak terlalu keras pada dirinya sendiri di dalam lintasan.

Marc Marquez vs Pedro Acosta. (Foto: Instagram/ducaticorse)

“Saya memberikan banyak tekanan pada diri saya sendiri sepanjang karier saya, dan sekarang saya menyadari bahwa, setelah semua yang terjadi, saya perlu menikmatinya dan membiarkan diri saya sedikit lebih santai," lanjut Marquez.

"Bukan orang-orang di luar sana (yang harus santai), saya paham bahwa orang-orang akan tetap memberikan tekanan pada saya. Namun bagi saya pribadi, saya hanya ingin tampil lebih rileks, dengan intensitas yang sama, tetapi sambil menikmati prosesnya,” pungkas pembalap bernomor motor 93 tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya