GANDA putra bulu tangkis Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, enggan meremehkan calon lawan mereka di babak 16 besar Indonesia Open 2026. Meski punya rekor apik, Sabar/Reza memilih untuk waspada.
Sabar/Reza menembus 16 besar Indonesia Open 2026. Keduanya menang atas wakil Amerika Serikat, Chen Zhi Yu/Presley Smith (21-19, 13-21, dan 23-21) di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026 malam WIB.
Di babak 16 besar, Sabar/Reza berjumpa dengan wakil China, Huang Di/Liu Yang. Sekadar informasi, laga mendatang bukan pertemuan pertama bagi kedua pasangan ganda putra itu.
Sabar/Reza mempunyai rekor apik ketika bertemu dengan duet China tersebut. Keduanya mencatatkan tiga kemenangan tanpa balas di All England, Thailand Open, dan Denmark Open 2025.
Walau demikian, Reza enggan meremehkan Huang/Liu. Menurutnya, ganda putra ranking 34 dunia itu harus diwaspadai karena mempunyai pola permainan cepat dan daya juang tinggi.
"Kita udah pernah ketemu ya di tahun lalu. Jadi kurang lebih kita juga udah tahu apa namanya dari segi permainan mereka," kata Reza kepada awak media, termasuk Okezone di Istora Senayan, Jakarta pada Rabu 3 Juni 2026.
"Ia (Huang/Liu) juga anak muda yang masih apa namanya tenaganya dan speed-nya masih kencang-kencang. Dan kita juga harus persiapin sih antisipasi karena dia tenaganya juga cepat juga, jadi kita harus antisipasi ke situ sih," sambung Reza.
Sabar/Reza menjadi salah satu dari dua wakil ganda putra Tanah Air yang tersisa di Indonesia Open 2026. Ganda putra lainnya adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang juga sukses lolos ke 16 besar.
Sementara itu, empat ganda putra lainnya yakni Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri terhenti di babak 32 besar.
Sabar mengatakan hal ini tidak menjadi beban. Memikul harapan besar, Sabar menegaskan siap memberikan yang terbaik demi mengharumkan sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia.
"Semuanya juga pastinya pengen-pengen menang, pengen memberikan yang terbaik apalagi di tuan rumah," tutur Sabar.
"Cuma ya kita juga enggak mau itu menjadikan suatu beban untuk kita. Itu menjadikan suatu motivasi yang mudah-mudahan apa yang kita usahakan di lapangan mudah-mudahan bisa memberikan hasil yang baik dan bisa menjadi obat untuk badminton lovers Indonesia sih," tandasnya.
(Ramdani Bur)