Kisah Viktor Axelsen, Eks Raja Bulu Tangkis Dunia yang Pelan-Pelan Wujudkan Mimpi Kuliner Usai Pensiun

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 29 Mei 2026 00:10 WIB
Mantan tunggal putra andalan Denmark, Viktor Axelsen. (Foto: Instagram/viktoraxelsen)
Share :

GEORGE TOWN – Setelah bertahun-tahun hanya mendengar rekomendasi dari para penggemar di Malaysia, mantan pebulu tangkis nomor satu dunia, Viktor Axelsen, akhirnya berhasil menuntaskan rasa penasarannya. Sebelum bertolak ke Kuala Lumpur, legenda hidup asal Denmark ini menyempatkan diri berburu kuliner kaki lima khas Penang yang tersohor.

Melalui media sosialnya, peraih dua medali emas Olimpiade ini memamerkan meja makan yang penuh dengan hidangan lokal di pusat jajanan legendaris, Gurney Drive. Menu-menu ikonis seperti satai, char kway teow, dadar tiram, hingga kesegaran air kelapa muda berjejer rapi siap disantap.

"Sahabat-sahabatku di Malaysia, selama bertahun-tahun kalian semua telah memberi saya begitu banyak rekomendasi makanan lokal. Sekarang, akhirnya tiba waktunya bagi saya untuk mencobanya. Malaysia boleh," tulis Axelsen dalam unggahan di Instagram pribadinya @viktoraxelsen, Jumat (29/5/2026).

Axelsen bahkan sempat bercanda dengan penggemar bahwa ia mungkin harus lebih sering membuat konten kuliner di masa depan.

1. Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda

Berdasarkan laporan dari New Straith Times, kunjungan ke Penang ini merupakan perhentian kedua dari rangkaian tur regional Axelsen yang diorganisasi oleh sebuah perusahaan multinasional. Rangkaian acara bertajuk "Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen" ini dimulai sejak 24 Mei lalu di Jakarta, Indonesia.

Viktor Axelsen

Selama di Penang, agenda Axelsen terbilang padat. Ada satu momen ketika berada di hadapan para penggemar, pria berusia 32 tahun ini membagikan filosofi hidupnya yang penuh kerja keras.

"Sejak pertama kali memegang raket, impian saya adalah menjadi yang terbaik di dunia. Bertanding di panggung-panggung terbesar telah memberi saya pelajaran tentang disiplin dan ketahanan yang maknanya jauh melampaui dunia olahraga," sambung Axelsen.

 

2. Gantung Raket Setelah Ukir Sejarah Emas

Momen kebersamaan Axelsen dengan para penggemar Asia Tenggara ini terasa semakin emosional mengingat dirinya baru saja mengumumkan keputusan pensiun pada April lalu. Cedera punggung berkepanjangan yang tak kunjung membaik memaksa sang raksasa Denmark ini menyudahi kariernya karena tidak lagi mampu bersaing di level tertinggi.

viktor axelsen foto aldhi chandra

Meski harus menyudahi perjalanannya di lapangan penepak bulu, Axelsen pergi dengan kepala tegak sebagai salah satu pemain tunggal putra terbaik sepanjang masa. Sepanjang kariernya yang gemilang, ia tidak hanya sukses mengawinkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024.

Axelsen juga mengoleksi dua gelar Juara Dunia (2017 dan 2022), serta menjadi aktor kunci saat membawa Denmark mencetak sejarah pertama kalinya menjuarai Piala Thomas pada tahun 2016.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya