FLORENCE – Panggung Moto3 2026 siap menyuguhkan persaingan sengit antara dua talenta muda terbaik dari Asia Tenggara, Veda Ega Pratama asal Indonesia dan Hakim Danish Ramli dari Malaysia. Menjelang seri ketujuh Grand Prix (GP) Italia yang akan bergulir pada 29-31 Mei 2026, kedua pembalap yang sedang naik daun ini sama-sama mengusung modal berharga dari Sirkuit Catalunya untuk ditumpahkan di lintasan legendaris Sirkuit Mugello.
Pada balapan dua pekan lalu di Catalunya, rivalitas keduanya terlihat sangat ketat di barisan depan. Pembalap andalan Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mempertontonkan aksi comeback yang luar biasa. Memulai balapan dari posisi ke-20 akibat kendala di sesi awal, pembalap berusia 17 tahun ini tampil agresif dan berhasil finis di urutan kedelapan.
Sementara itu, sang rival asal Terengganu, Hakim Danish, finis tepat satu posisi di depan Veda. Rider tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI tersebut mencatatkan hasil terbaik sepanjang kariernya dengan finis di peringkat ketujuh, meski ia sebenarnya berpeluang naik podium jika tidak melakukan kesalahan di lap terakhir.
Bagi Veda Ega Pratama, Sirkuit Mugello merupakan tempat yang sangat istimewa karena menyimpan memori manis dari perjalanan karier balapnya. Saat masih berkompetisi di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 dengan motor KTM 250cc, Veda tampil sangat perkasa di sirkuit ini dengan menyapu bersih podium tertinggi dalam dua balapan sekaligus.
Menariknya, salah satu pembalap tangguh yang ditaklukkan Veda saat meraih kemenangan mutlak di Italia kala itu adalah Hakim Danish, di samping nama-nama lain seperti David Gonzalez, Brian Uriarte, Marco Morelli, dan Zen Mitani.
Keunggulan Veda di Mugello bahkan sudah terlihat sejak musim debutnya di Eropa pada tahun 2024, di mana ia sukses finis di posisi kelima dan kedelapan.
Berbekal pengalaman matang selama dua tahun terakhir serta mentalitas baja usai melesat di Catalunya, Veda kini bertengger kukuh di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan raihan 58 poin.