Setelah berlari, peserta dapat langsung merasakan penanganan oleh fisioterapis. Jadi, proses pemulihan dapat dilakukan secara tepat dan tidak terabaikan.
"Banyak pelari masih berfokus pada peningkatan jarak dan pace, namun sering mengabaikan aspek recovery yang justru berperan besar dalam menjaga konsistensi latihan. Tanpa pemulihan yang optimal, risiko cedera dapat meningkat dan berdampak pada performa jangka panjang," tulis WM Center dalam pernyataannya.
Kegiatan ini diharapkan bisa menyadarkan pelari performa bukan hanya soal seberapa cepat berlari, tetapi juga seberapa baik tubuh dipersiapkan dan dipulihkan. WM Center berharap ke depannya ekosistem lari bisa makin lebih sehat dan berkelanjutan.
(Wikanto Arungbudoyo)