CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memberi peringatan tegas kepada timnya meski tampil dominan di tiga seri awal MotoGP 2026. Menurutnya, siapa yang lengah dan berhenti bekerja keras, bakal kalah.
Dominasi Aprilia Racing terlihat dari tiga seri awal di mana semuanya dimenangi oleh Marco Bezzecchi. Bahkan, di dua seri terakhir, pabrikan asal Noale itu finis 1-2 dengan Jorge Martin jadi runner up.
Namun, hal itu tidak membuat mereka terbuai. Rivola mengatakan perjalanan MotoGP 2026 masih cukup panjang. Jadi, timnya harus fokus dari seri ke seri untuk meraih hasil maksimal.
"Kami tidak boleh lengah: siapa yang berhenti, akan kalah," kata Rivola, disitat dari Motosan, Sabtu (4/4/2026).
"Saya lebih menyukai kerja tim. Saya sangat menekankan hal ini. Saya selalu mengatakan setiap orang harus mampu mengorbankan sedikit egonya untuk melayani orang lain,” papar Rivola.